Para
astronom telah menemukan sebuah planet mirip Bumi di sistem planet yang sama tempat “sinyal-sinyal alien” terdeteksi awal tahun ini.
Para
ilmuwan memprediksi eksoplanet Ross 128 b yang ukurannya setara dengan Bumi, berpotensi menampung kehidupan asing karena beriklim sedang dan bintang induknya relatif tenang. Observatorium Eropa Selatan (ESO) mempublikasikan penemuan planet ini pada tanggal tanggal 15 Nopember 2017, dan menyatakan untuk mempelajarinya secara mendetail, sekaligus mencari tanda aktivitas biologis dan kondisi yang dapat menopang kehidupan menggunakan Extremely
Large Telescope di Chili.
Planet mengorbit bintang katai merah Ross 128 yang terletak 11 tahun cahaya dari Bumi, yang
menurut para ilmuwan merupakan bintang induk yang sama saat mereka mendeteksi
sinyal radio aneh awal tahun ini. Observatorium Arecibo di Puerto Riko telah
mendeteksi sinyal broadband yang digambarkan sebagai denyut semi-periodik. Sifatnya yang misterius membangkitkan antusias banyak pihak yang berharap sinyal radio ini adalah pesan dari peradaban maju. Abel Méndez, Direktur Planetary Habitability Laboratory di Arecibo menyebutnya “Sinyal Aneh!”. Namun penyelidikan yang dilakukan oleh Mendez bersama organisasi nirlaba SETI (Search
for Extraterrestrial Intelligence), menyimpulkan sinyal adalah “transmisi dari satu atau
lebih satelit geostasioner.”
Méndez
tidak mengubah analisisnya meskipun telah ditemukan eksoplanet seukuran Bumi yang
mengorbit Ross 128. Mendez hanya mengatakan bahwa dia akan tetap mengawasi area langit tersebut.
“Kehadiran
sebuah planet di Ross 128 merupakan keberuntungan untuk hasil penelitian kami dan kami berencana untuk terus mengamatinya,” kata Mendez kepada International Business Times.
Ross 128 b ditemukan oleh High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher (HARPS) besutan ESO. HARPS
adalah instrumen yang diinstal di teleskop untuk memisahkan masing-masing frekuensi cahaya untuk analisis. HARPS telah menemukan puluhan eksoplanet.
Menurut penelitian, Ross 128 b mengorbit bintang induk hanya dalam waktu di bawah 10
hari dari jarak yang lebih dekat daripada jarak Bumi-Matahari. Menurut penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal
Astronomy & Astrophysics, jarak akurat orbit Ross 128 b sekitar 20 kali lebih dekat daripada jarak Bumi-Matahari. Namun katai merah adalah bintang yang redup dan tidak terlalu panas, jadi planet mampu bertahan meskipun berada dekat dengan bintang induk. Suhu permukaan Ross 128 b hampir mendekati suhu permukaan Bumi,
karena luminositas bintang dan jarak orbit tidak terlalu berisiko terpapar radiasi ganas bintang induk jika dibandingkan radiasi yang diterima oleh Bumi dari Matahari.
![]() |
Ilustrasi planet Ross 128 b yang seukuran Bumi. Foto: ESO/M. Kornmesser |
Masih belum diketahui apakan planet mengorbit dari zona layak huni atau kisaran jarak ideal yang berpotensi menopang air cair di permukaan planet. Para ilmuwan masih berusaha membatasi rentang zona layak huni untuk mencari tahu apakah Ross
128 b berada di dalamnya. Jika planet berada terlalu dekat dengan bintang induk, maka air akan menguap, sedangkan jika terlalu jauh maka air akan membeku.
“Untuk sementara
ini, lebih baik merujuk Ross 128 b sebagai planet beriklim sedang dan
bukan planet yang layak huni,” sebagaimana ditulis oleh para ilmuwan dalam makalah mereka.
Satu-satunya
planet yang diketahui beriklim sedang adalah Proxima Centauri b, yang juga mengorbit bintang katai merah. Namun Proxima Centauri b terus dibombardir oleh sinar
ultraviolet dan radiasi sinar-X dari bintang induk, yang membuatnya tidak layak huni. Sementara Ross 128 tidak terlalu aktif, karena tidak melepaskan radiasi dalam jumlah yang sama seperti bintang induk Proxima Centauri b.
![]() |
Para ilmuwan telah menemukan eksoplanet mirip Bumi yang menginduk bintang Ross 128, yang ditandai dengan lingkaran merah di rasi Virgo. Foto: ESO, IAU dan Sky & Telescope |
“Aktivitas
bintang mungkin merupakan faktor utama yang memengaruhi munculnya kehidupan dan kestabilan atmosfer planet,” sebagaimana tertulis di makalah studi. Oleh karena itu,
para ilmuwan merujuk Ross 128 b sebagai “planet beriklim sedang terbaik yang pernah ditemukan hingga saat ini.”
Suatu saat nanti, Ros 128 b mungkin akan berada lebih dekat dengan kita daripada Proxima Centauri b, karena bergerak ke arah kita. Menurut ESO, Ros 128 akan menjadi bintang tetangga terdekat dalam waktu 79.000
tahun, relatif singkat dalam skala waktu kosmik.
Ditulis
oleh: Elana Glowatz, www.ibtimes.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar