Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Galaksi

NGC 4848, Galaksi Spiral Menyerupai Hantu di Rambut Berenice

Kredit: ESA/Hubble & NASA, M. Gregg   Fitur utama dari sebagian besar galaksi spiral adalah lengan-lengan spiral yang melengkung dan mengitari pusat galaksi. Dalam gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini, lengan-lengan spiral menakjubkan NGC 4848 yang berwarna biru keperakan dapat diamati dengan sangat detail.   Dari citra Hubble, kita tak sekadar mengamati wilayah terdalam lengan-lengan spiral yang mengandung ratusan ribu bintang belia biru yang terang, tetapi juga ekor tipis galaksi yang sangat redup dari wilayah terluar lengan-lengan spiral. Sementara galaksi-galaksi jauh lainnya turut muncul sebagai latar belakang gambar.   Galaksi spiral berbatang NGC 4848 pertama kali ditemukan pada tahun 1865 oleh astronom Jerman Heinrich Louis d'Arrest. Selama karirnya, Heinrich telah menemukan asteroid 76 Freia dan banyak galaksi lainnya, termasuk berkontribusi atas penemuan planet Neptunus.   Terletak rasi Coma Berenices (Rambut B...

NGC 2775, Galaksi Spiral Flokulen yang Lembut dan Berbulu

Kredit: ESA/Hubble & NASA, J. Lee dan Tim PHANGS-HST; Judy Schmidt (Geckzilla)   Diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA, pola-pola spiral galaksi yang diberi kode NGC 2775 ini sangat mencolok karena karakteristiknya yang lembut dan berbulu. Disebut “flokulen”, lengan-lengan spiral NGC 2775 yang lembut dan berbulu itu mengindikasikan aktivitas pembentukan bintang yang relatif tenang baru-baru ini.   Hampir tidak ada aktivitas pembentukan bintang di wilayah pusat yang didominasi oleh tonjolan galaksi berukuran sangat besar dan relatif hampa, karena semua gas telah diolah menjadi bintang sejak dulu. Terletak sekitar 67 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi Cancer, NGC 2775 diklasifikasikan sebagai galaksi spiral flokulen karena penampilannya yang lembut dan berbulu.   Di lengan-lengan spiral NGC 2775 yang kompleks dan berbulu, jutaan bintang biru belia memancarkan cahayanya di antara jalur-jalur debu gelap yang mengaburkan pandangan. Bintang-bintang biru belia ...

NGC 7513, Galaksi yang Menjauh dari Kita Karena Ekspansi Alam Semesta

Kredit: ESA/Hubble & NASA, M. Stiavelli   Diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA, gambar ini menampilkan sebuah galaksi spiral berbatang yang diberi kode NGC 7513. Terpisah sekitar 60 juta tahun cahaya dari planet kita, NGC 7513 terletak di rasi Sculptor di belahan bumi selatan.   NGC 7513 melaju menjauhi kita dengan sangat cepat, sekitar 1.564 kilometer per detik. Sebagai perbandingan, kecepatan Bumi mengorbit Matahari hanya sekitar 30,5 kilometer per detik. Meskipun agak janggal, pergerakan NGC 7513 yang terlihat menjauhi Bima Sakti dengan sangat cepat bukanlah fenomena luar biasa di alam semesta.   Meskipun beberapa galaksi, seperti Bima Sakti dan Andromeda, terjebak dalam tarikan gaya gravitasi satu sama lain yang akhirnya mengarah ke penyatuan antar galaksi, sebagian besar galaksi di alam semesta justru terlihat saling menjauh. Sebenarnya fenomena tersebut tidak disebabkan oleh pergerakan galaksi-galaksi yang saling menjauh, namun diaki...

PGC 29388, Galaksi Katai Elips yang Berkilau dalam Citra Hubble

Kredit: ESA/Hubble & NASA, T. Armandroff   Sebagaimana keindahan panorama ruang angkasa di sekitarnya, galaksi berkilau yang menjadi latar depan citra Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA ini seolah tak mau kalah dalam mencuri perhatian kita.   Diberi kode PGC 29388, galaksi yang memonopoli kecerahan gambar Hubble itu terlihat berada di depan galaksi-galaksi dari segala bentuk dan ukuran yang terletak lebih jauh. Meskipun terlihat mendominasi dalam gambar Hubble, sebenarnya PGC 29388 adalah “aktor” kecil di panggung kosmik, karena hanya diklasifikasikan sebagai sebuah galaksi katai elips oleh para astronom.   Sebagaimana klasifikasinya, galaksi katai “hanya” menampung sekitar 100 juta hingga beberapa miliar bintang, jumlah yang sangat kecil apabila dibandingkan dengan populasi bintang di galaksi spiral seperti Bima Sakti kita yang bisa menampung sekitar 250-400 miliar bintang.   Ditulis oleh: Staf Badan Antariksa Eropa, www.nasa.gov, editor: Rob Garner   Sumbe...

NGC 4907, Galaksi Spiral Berbatang di Rasi Coma Berenices

Kredit: ESA/Hubble & NASA, M. Gregg   Galaksi spiral berbatang yang diberi kode NGC 4907, menunjukkan wajahnya yang penuh bintang dari jarak 270 juta tahun cahaya kepada siapa saja yang dapat melihatnya dari belahan bumi utara. Ditangkap oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA, inilah citra terbaru NGC 4907 yang orientasi sudut pandangnya face-on (tampak depan). Citra Hubble menampilkan lengan-lengan spiral indah yang melingkar di sekitar batang galaksi yang terang.   Sedangkan sebuah bintang yang bersinar terang di bawah NGC 4907 adalah bintang anggota galaksi Bima Sakti kita sendiri. Bintang itu terlihat jauh lebih terang daripada miliaran bintang di NGC 4907 karena jaraknya 100.000 kali lebih dekat, hanya 2.500 tahun cahaya dari Bumi.   NGC 4907 merupakan bagian dari Gugus Coma, sebuah gugus galaksi yang disusun oleh lebih dari 1.000 galaksi. Beberapa galaksi penyusun gugus juga dapat diamati pada gambar di sekitar NGC 4907. Gugus galaksi yang masif...

NGC 1614, Galaksi yang Membara dengan Aktivitas Pembentukan Bintang

Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Adamo   Dicitrakan oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA, NGC 1614 adalah galaksi berbentuk eksentrik yang membara dengan aktivitas bintang. Terletak sekitar 200 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi selatan Eridanus (Sungai), bentuk eksentrik NGC 1614 dihasilkan dari penyatuan dua galaksi aktif, menciptakan penampakannya yang aneh, termasuk ekor pasang surut galaksi.   Penyatuan juga mendorong aliran turbulen gas antarbintang dari galaksi yang lebih kecil ke inti galaksi yang lebih besar, memicu ledakan laju pembentukan yang dimulai dari inti dan perlahan menyebar ke luar galaksi.   Karena penampilannya saat ini dan masa lalunya yang bergejolak, para astronom memasukkan NGC 1614 ke dalam tiga klasifikasi, galaksi peculiar , galaksi luminous infrared dan galaksi starburst . Galaksi luminous infrared adalah salah satu benda langit paling terang di alam semesta lokal, dan faktanya NGC 1614 adalah galaksi paling terang kedua...

NGC 2442, Galaksi Pengait Daging di Rasi Volan

Kredit: ESA/Hubble & NASA, S. Smartt, dkk.   Karena bentuknya yang sangat asimetris dan tidak beraturan, galaksi spektakuler NGC 2442 yang diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA ini diberi nama Galaksi Meathook (Pengait Daging). Terletak sekitar 50 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi selatan Volan, dua lengan spiral NGC 2442 yang memanjang dari batang pusat galaksi terlihat menyerupai sebuah kait dalam gambar bidang lebar.   Sementara jalur-jalur debu tebal yang mengaburkan pandangan, gugus-gugus bintang biru belia dan wilayah-wilayah pembentuk bintang yang kemerahan, terlihat mengelilingi inti galaksi kekuningan yang terdiri dari populasi bintang yang lebih tua.   Pada bulan Maret 2015, Galaksi Pengait Daging diketahui telah menggelar pertunjukan langit yang menakjubkan, yaitu ledakan supernova SN 2015F yang dipicu oleh sebuah bintang katai putih.   Katai putih pemicu ledakan supernova SN 2015F merupakan bagian dari sistem bintang biner, yang menghi...

NGC 2188, Galaksi Spiral Edge-On di Rasi Merpati

Kredit: ESA/Hubble & NASA, R. Tully   Bintang-bintang biru dan oranye tampak berkilau dalam gambar galaksi redup NGC 2188 yang ditangkap oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA ini. Meskipun secara sekilas hanya terdiri dari pita tipis bintang-bintang, NGC 2188 justru diklasifikasikan sebagai galaksi spiral berbatang oleh para astronom.   Dengan orientasi edge-on (tampak samping), kita hanya bisa mengamati pusat, lengan-lengan spiral dan tepi terluar cakram galaksi dari samping. Secara keseluruhan, NGC 2188 terlihat miring dari sudut pandang kita.   Para astronom mengilustrasikan orientasi NGC 2188 seperti membalik piring makan dengan tangan kita dan menatapnya dari samping sehingga kita hanya bisa mengamati tepi terluar piring. Bentuk NGC 2188 yang sebenarnya diidentifikasi melalui penelitian distribusi bintang di cakram terluar dan tonjolan terdalam pusat galaksi, plus observasi warna bintang.   Terletak di rasi Columba (Merpati), diameter NGC 2188 diperkiraka...

NGC 2798 dan 2799, Interaksi Galaksi yang Menyerupai Semburan Air

Kredit: ESA/Hubble & NASA, SDSS, J. Dalcanton; Acknowledgment : Judy Schmidt (Geckzilla)   Dalam gambar spektakuler yang ditangkap oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini, galaksi NGC 2799 (sebelah kiri) tampaknya sedang ditarik ke pusat galaksi NGC 2798 (sebelah kanan).   Fenomena antara NGC 2798 dan NGC 2798 disebut “interaksi galaksi” oleh para astronom, karena keduanya saling memengaruhi dan pada akhirnya mengarah ke penggabungan atau justru menghasilkan formasi langit yang unik. Interaksi mereka terlihat menghasilkan fitur menyerupai semburan air, dengan bintang-bintang dari NGC 2799 jatuh ke NGC 2798 hampir seperti tetesan butiran-butiran air.   Proses penyatuan galaksi dapat berlangsung selama beberapa ratus juta hingga lebih dari satu miliar tahun. Sementara banyak orang yang mengira bahwa fenoma penyatuan galaksi akan menjadi bencana bagi sistem bintang di dalam galaksi, tabrakan antar bintang jarang terjadi mengingat ruang antarbintang yan...

NGC 2835, Galaksi Spiral Berbatang yang Menciptakan Ilusi Mata

Kredit: ESA/Hubble & NASA, J. Lee, dan Tim PHANGS-HST; acknowledgment : Judy Schmidt (Geckzilla)   Pola-pola melingkar yang diciptakan oleh beberapa lengan spiral galaksi NGC 2835, seolah menyerupai ilusi dari sebuah mata. Ilusi mata seakan memperkuat deskripsi NGC 2835, karena galaksi spiral berbatang yang menakjubkan ini bersemayam di dekat kepala rasi selatan Ular Air (Hydra).   Dengan lebar hanya separuh galaksi Bima Sakti kita, NGC 2835 ditampilkan secara cemerlang dalam gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA. Meskipun tidak terlihat dalam gambar, sebuah lubang hitam supermasif dengan massa jutaan kali Matahari diketahui menguasai pusat NGC 2835.   Galaksi NGC 2835 dicitrakan sebagai bagian dari PHANGS-HST, sebuah penelitian untuk mensurvei galaksi dalam skala besar menggunakan Hubble, demi mempelajari hubungan antara gas dingin dan bintang-bintang muda di berbagai galaksi di alam semesta lokal.   Di NGC 2835, molekul gas ...

NGC 5643, Galaksi Spiral di Rasi Lupus (Serigala)

Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Riess dkk.; acknowledgment : Mahdi Zamani   Gambar menakjubkan yang dihasilkan oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini, adalah galaksi spiral NGC 5643 yang terletak di rasi Lupus (Serigala). Demi citra spektakuler NGC 5643 dengan tingkat detail dan keindahan maksimal, dibutuhkan total sembilan jam durasi observasi Hublle dalam resolusi tinggi plus 30 eksposur yang berbeda.   Terpisah sekitar 60 juta tahun cahaya dari Bumi, NGC 5643 telah menggelar pertunjukan langit dahsyat yang berlangsung baru-baru ini, yaitu supernova 2017cbv yang tidak terlihat dalam gambar. Supernova 2017cbv adalah tipe spesifik ledakan bintang yang terjadi ketika sebuah katai putih mencuri begitu banyak massa dari bintang pengiringnya, sehingga menjadi tidak stabil dan meledak. Ledakan yang dipicu oleh katai putih melepaskan sejumlah besar energi yang menerangi sebagian wilayah galaksi.   Observasi terhadap NGC 5643 diajukan oleh astronom Adam Rie...

NGC 5585, Galaksi Spiral di Rasi Ursa Major

Kredit: ESA/Hubble & NASA, R. Tully; acknowledgment : Gagandeep Anand   Di ekor Beruang Besar dari rasi Ursa Major, bersemayam sebuah galaksi spiral NGC 5585 yang melampaui ekspektasi. Bahkan dengan begitu banyaknya bintang dan awan debu gas yang menyusun NGC 5585, sebagaimana ditampilkan dalam gambar Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA, itu semua hanya berkontribusi atas sebagian kecil dari massa total galaksi.   Seperti di banyak galaksi, kontribusi serupa hanya dapat dijelaskan oleh eksistensi materi gelap yang berlimpah namun tak terlihat, yaitu materi misterius yang tidak dapat diamati secara langsung oleh para astronom.   Piringan bintang NGC 5585 membentang lebih dari 35.000 tahun cahaya. Jika dibandingkan dengan galaksi yang memiliki bentuk serupa dan ukuran yang setara, NGC 5585 lebih menonjol dalam hal komposisi yang sangat berbeda. Berkontribusi terhadap massa total galaksi, NGC 5585 mengandung proporsi materi gelap yang jauh lebih tinggi.   Adapun titi...

NGC 1365, Galaksi Spiral Berbatang di Rasi Fornax

Kredit: ESA/Hubble & NASA, J. Lee dan Tim PHANGS-HST; Acknowledgment : Judy Schmidt (Geckzilla)   Sekitar 60 juta tahun cahaya dari Bumi, galaksi spiral berbatang NGC 1365 ditangkap secara menakjubkan dalam gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA ini. Terletak di rasi Fornax (Tungku), pusaran-pusaran biru dan oranye yang menyala terang dalam gambar merupakan wilayah di mana bintang-bintang baru saja terbentuk dan wilayah pembibitan bintang di masa depan.   Di bagian tepi gambar Hubble, terlihat wilayah-wilayah masif pabrik penghasil bintang. Sementara wilayah-wilayah berwarna biru muda yang cerah mengindikasikan ratusan bintang belia yang terbentuk dari percampuran gas dan debu di lengan-lengan luar galaksi.   Citra NGC 1365 oleh Hubble diambil sebagai bagian dari survei bersama Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) di Chili. Kolaborasi survei akan membantu para astronom untuk memahami bagaimana keragaman lingkungan galaksi di alam s...

UGC 12588, Galaksi Spiral yang Mirip Roti Gulung Kayu Manis

Kredit: ESA/Hubble & NASA, R. Tully; Acknowledgment: Gagandeep Anand   Dipelajari oleh para astronom menggunakan Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA, galaksi redup yang ditampilkan dalam gambar ini diberi kode UGC 12588. Tak seperti sebagian besar galaksi spiral, UGC 12588 tidak memiliki batang bintang di pusat galaksi maupun pola lengan-lengan spiral klasik menonjol yang menjadi ciri khas sebuah galaksi spiral.   Para astronom justru mengamati UGC 12588 sebagai sebuah galaksi yang tidak terstruktur dengan pusat yang melingkar berwarna putih, bahkan cenderung mirip dengan roti gulung kayu manis, bukannya megastruktur langit yang terdiri dari bintang dan gas.   Terletak di rasi Andromeda di belahan bumi utara, UGC 12588 sebenarnya tergolong sebagai galaksi spiral. Namun tak seperti gambaran klasik galaksi spiral pada umumnya, lengan-lengan raksasa bintang dan gas di UGC 12588 sangat redup, tidak mudah dibedakan dan melingkar erat di sekitar pusat galaksi.   Pola te...

UGCA 193, Galaksi yang Tampak Menyerupai Air Terjun

Kredit: ESA/Hubble & NASA, R. Tully; Acknowledgment: Gagandeep Anand   Tampak menyerupai air terjun, itulah citra dari galaksi UGCA 193 yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA. Terletak di rasi Sextan, UGCA 193 diduga menampung banyak bintang muda, terutama di bagian bawah gambar yang seolah menciptakan kabut biru mencolok, sehingga menimbulkan persepsi bahwa bintang-bintang berjatuhan dari “atas”.   Warna biru pada UGCA 193 menunjukkan bintang-bintang yang panas, beberapa bahkan melampaui enam kali panas Matahari kita. Sedangkan warna merah menunjukkan bintang-bintang yang lebih dingin. Jadi di mata kita, bintang yang lebih dingin terlihat berwarna merah dan bintang yang lebih panas berwarna biru. Suhu dan warna permukaan bintang juga terkait dengan massanya. Bintang yang lebih masif membara pada suhu yang lebih tinggi dan menghasilkan cahaya biru dari permukaan bintang.   Ditulis oleh: Staf Badan Antariksa Eropa, www.nasa.gov, editor: Lyn...

NGC 5907 atau Galaksi Tepi Pisau

Kredit: ESA/Hubble & NASA, R. de Jong; Acknowledgment: Judy Schmidt (Geckzilla)   Membentang lebar di gambar yang diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA/ESA, galaksi NGC 5907 terlihat sebagai garis memanjang yang terdiri dari bintang dan debu gelap. Meskipun kita tidak bisa mengamati lengan-lengan spiral menakjubkan dari gambar ini, para astronom mengkategorikan NGC 5907 sebagai galaksi spiral.   Hal itu karena kita hanya bisa mengamati NGC 5907 dari orientasi sudut pandang edge-on (tampak samping). Oleh karena alasan itulah, para astronom memberinya nama alias Galaksi Tepi Pisau.   NGC 5907 terletak sekitar 50 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi utara Draco. Para astronom juga mengungkap fenomena aliran lemah bintang-bintang pada pola lingkaran lengkung yang meluas hingga ke luar galaksi, tapi masih tetap berputar-putar di sekitar galaksi. Mereka diyakini sebagai sisa-sisa galaksi katai yang dikoyak oleh Tepi Pisau dan bergabung dengannya lebih dari empat mi...

LRG-3-817, Galaksi Jauh yang Ditemukan Melalui Efek Pelensaan Gravitasi

Kredit: ESA/Hubble & NASA, S. Allam dkk.   Gambar yang diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini adalah galaksi LRG-3-817, yang juga dikenal sebagai SDSS J090122.37+181432.3. Citra LRG-3-817 yang terdistorsi karena efek pelensaan gravitasi, muncul sebagai sebuah busur panjang di sebelah kiri dari pusat gugus galaksi.   Pelensaan gravitasi adalah fenomena yang terjadi ketika distribusi materi yang begitu masif, seperti gugus galaksi, berada di antara Bumi dan sumber cahaya yang sangat jauh. Saat ruang dilengkungkan oleh benda-benda langit masif, cahaya yang bersumber dari objek di kejauhan juga melengkung saat bergerak ke arah kita, sehingga kita memperoleh gambar yang terdistorsi. Efek ini pertama kali diprediksi oleh teori relativitas umum Einstein.   Pelensaan gravitasi yang kuat memberikan kesempatan kepada para astronom untuk mempelajari properti dari galaksi-galaksi jauh, mengingat Hubble mumpuni dalam menyelesaikan beberapa busur seca...

NGC 2770, Galaksi Induk dari Empat Supernova Teramati

Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Filippenko   Gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini, menampilkan pemandangan close-up dari sebuah galaksi yang diberi kode NGC 2770. Para astronom menganggap NGC 2770 sebagai sebuah galaksi yang menarik secara sains, karena dari waktu ke waktu telah menggelar empat pertunjukan langit supernova yang berhasil diamati (tidak terlihat di sini).   Ledakan dahsyat supernova dapat dihasilkan dalam beberapa cara, meskipun selalu melibatkan sebuah bintang yang sedang sekarat. Menjelang kematiannya, bintang mulai tidak seimbang, kehilangan kendali dan meledak dengan hebat, lalu berpijar hingga mengimbangi skala kecerahan seluruh galaksi induk, sebelum perlahan memudar.   Salah satu dari empat supernova yang diamati di NGC 2770, yaitu SN 2015bh, dianggap sangat menarik. Identitas supernova tipe khusus ini semula dipertanyakan. Ketika pertama kali ditemukan pada tahun 2015, para astronom mengklasifikasikan SN ...

Hubble Mengintip ke Negeri Ajaib Kosmik

Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Zabludoff   Citra ruang angkasa yang membentang begitu luas ini ditangkap oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA dan menampung galaksi SDSS J225506.80+005839.9. Tak seperti sebagian besar galaksi dan nebula menakjubkan yang dicitrakan oleh Hubble, galaksi tersebut tidak mempunyai nama yang singat dan populer, namun hanya diberi kode panjang dalam Sloan Digital Sky Survey dan mengacu pada koordinatnya di langit. Galaksi itu terlihat di bagian kanan pusat gambar, sementara galaksi-galaksi tetangganya yang tak kalah menakjubkan terletak di rasi Pisces (Ikan).   SDSS J225506.80+005839.9 adalah sebuah galaksi post-starburst , yang merupakan produk dari penyatuan galaksi yang telah berlangsung selama miliaran tahun terakir. Fenomena penyatuan galaksi mendorong molekul gas ke pusat galaksi dan menciptakan banyak sekali bintang baru, dan bintang yang paling terang terlihat di sisa inti galaksi. Fitur tempurung dan ekor yang terlihat mengelilingi galaksi...

Caldwell 83, Galaksi Megamaser Air Pertama yang Pernah Ditemukan

Kredit: NASA, ESA, dan H. Falcke (Institut Radio Astronomi Max Planck); Processing : Gladys Kober (NASA/Universitas Katolik Amerika)   Seperti galaksi Bima Sakti kita, Caldwell 83 (NGC 4945) adalah sebuah galaksi spiral berbatang, namun dengan orientasi sudut pandang edge-on (tampak samping). Citra komposit dari pusat galaksi Caldwell 83 ini merupakan kombinasi observasi cahaya kasat mata dan inframerah oleh Wide Field and Planetary Camera 2 (WFPC2) Teleskop Antariksa Hubble NASA.   Caldwell 83 telah membangkitkan minat para astronom karena menjadi sumber megamaser air pertama yang pernah ditemukan. Maser menghasilkan radiasi gelombang mikro yang diperkuat, mirip dengan laser yang memperkuat cahaya kasat mata. Emisi serupa telah diamati dari berbagai sumber molekuler di seluruh alam semesta, termasuk molekul air. Megamaser air yang diamati dari Caldwell 83 bahkan lebih terang daripada maser biasa, sekitar 100 juta kali lebih terang. Observasi Hubble terhadap Caldwell 83 dige...