![]() |
Jika Nibiru atau "Planet X" berada dalam jalur orbit yang akan menabrak Bumi dan menyebabkan kiamat, maka akan terlihat dengan mata telanjang, menurut NASA. Foto: Getty Images |
Akhir dunia adalah akhir peradaban,
setidaknya demikianlah yang dikhawatirkan oleh beberapa pihak. Tapi seperti
yang sudah-sudah, penopang ilmiah untuk argumen mereka tidak pernah ada.
Konspirasi hari kiamat mengklaim bahwa planet fiktif Nibiru, yang
juga disebut "Planet X," akan menabrak Bumi pada hari Sabtu tanggal
23 September 2017 dan menghancurkan dunia.
Permasalahan utama dalam argumen yang diajukan oleh para penganut teori konspirasi adalah planet Nibiru tidak eksis. Kebohongan tersebut telah dibongkar oleh
NASA pada tahun 2012, setelah publik merasa
takut dunia akan berakhir pada tanggal 21 Desember 2012. Peradaban Maya diduga meramalkan tanggal tersebut sebagai Armageddon. Sehari setelahnya
NASA merilis laporan Question and
Ask tentang mengapa dunia tidak berakhir.
Penjelasan utamanya adalah karena memang
planet Nibiru tidak nyata dan akhir penanggalan dalam kalender Maya tidak
berarti akhir dunia.
![]() |
"Planet X," atau "Nibiru" akan bertabrakan dengan Bumi dan menyebabkan akhir dunia, sebagaimana diklaim oleh para penganut teori konspirasi hari kiamat. Foto: Getty Images |
"Nibiru dan cerita lainnya tentang
planet pengembara adalah hoax atau tipuan Internet. Tidak ada dasar faktual
untuk klaim ini. Jika Nibiru atau Planet X memang nyata dan berada dalam orbit berpapasan dengan Bumi pada tahun 2012, para astronom dapat melacaknya setidaknya
dalam satu dekade terakhir, dan tentunya sekarang akan terlihat dengan mata
telanjang. Sangat jelas, planet Nibiru tidak ada. Kalau Eris, memang nyata dan ada. Namun Eris hanyalah sebuah planet katai mirip Pluto yang akan tetap
berada di wilayah terluar tata surya, jarak terdekatnya dengan planet Bumi saat
mengorbit Matahari adalah sekitar 4 miliar mil," tulis NASA.
"Cerita dimulai dengan sebuah klaim
bahwa Nibiru, planet yang diprediksi oleh bangsa Sumeria, menuju ke
Bumi," NASA menjelaskan. "Bencana ini awalnya diprediksi pada bulan
Mei 2003, namun saat tidak terjadi fenomena apapun, tanggal kiamat dipindahkan ke
bulan Desember 2012 dan terkait dengan akhir dari salah satu siklus kalender Maya kuno saat titik balik Matahari pada musim dingin tahun 2012, maka
perkiraan tanggal kiamat dibuat pada tanggal 21 Desember 2012."
Ditulis oleh: Maria Vultaggio, www.ibtimes.com
Ditulis oleh: Maria Vultaggio, www.ibtimes.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar