![]() |
Kredit: Planetary Habitability Laboratory |
Observatorium
Arecibo milik The National Science Foundation dan the Planetary Habitability Laboratory di Universitas Puerto Rico, Arecibo, bergabung dengan Proyek Red
Dots untuk mencari planet-planet baru yang mengorbit bintang-bintang terdekat.
Kolaborasi baru ini akan mengamati spektrum optik dan radio dari
bintang Barnard secara simultan.
Barnard yang cukup populer dalam literatur fiksi ilmiah, adalah sebuah bintang katai merah bermassa rendah yang terletak sekitar enam tahun cahaya dari Bumi dan menjadi sistem bintang terdekat kedua dari Mtahari setelah sistem bintang triple Alpha Centauri. Ada petunjuk yang kemungkinan mengarah ke eksistensi planet Bumi super yang mengorbit Barnard.
Observatorium
Arecibo menggelar ekspedisi baru untuk mengamati bintang katai merah terdekat beserta sistem planetnya. Tujuan ekspedisi adalah untuk mendeteksi emisi radio
dari mereka, seperti suar bintang untuk mengkarakterisasi radiasi, lingkungan magnetik dan potensi gangguan yang
disebabkan oleh objek-objek lain. Gangguan ini mungkin mengungkap keberadaan objek-objek baru
yang menjadi anggota sistem bintang, termasuk planet.
Barnard akan menjadi bintang katai merah kedelapan yang diamati
oleh Observatorium Arecibo. Hasil observasi terhadap tujuh bintang katai merah lainnya, Gliese 436, Ross 128, Wolf 359, HD 95735, BD
+202465, V* RY Sex, dan K2-18 saat ini sedang dianalisis. Observasi dipimpin oleh Prof. Abel Méndez, Direktur Planetary Habitability Laboratory Universitas Puerto Riko di Arecibo bekerja sama dengan Dr. Jorge Zuluaga dari
Universitas Antioquia di Kolombia.
Tim
Red Dots akan bergabung dalam observasi Barnard menggunakan Observatorium
Arecibo dan juga akan berkoordinasi dengan observatorium lainnya.
Mereka merencanakan pengamatan fotometri dan spektral simultan dari SNO, LCO,
TJO, CARMENES dari Spanyol dan ASH2 dari Chili.
Semua observasi akan digunakan untuk memahami bintang, tapi observasi tindak lanjut oleh tim Red Dots sangat diperlukan untuk mendeteksi planet-planet baru.
Eksoplanet
pertama yang ditemukan oleh Observatorium Arecibo pada tahun 1992 adalah tiga
planet kecil yang diberi nama Draugr, Poltergeist dan Phobetor. Ketiga planet mengorbit bintang neutron yang berotasi sangat cepat dan memancarkan berkas radiasi
elektromagnetik. Planet pertama yang menginduk bintang mirip Matahari kemudian
ditemukan pada tahun 1995, dan hingga hari ini Observatorium Arecibo berhasil menemukan lebih dari 3.500 eksoplanet. Observasi terbaru Observatorium Arecibo bahkan mampu mendeteksi katai coklat, namun
belum berhasil mendeteksi planet yang mengorbitnya.
Sebenarnya Barnard telah diteliti oleh Observatorium Arecibo pada Proyek
Phoenix SETI Institute (1998-2004). Namun observasi saat ini dilakukan pada
frekuensi yang berbeda (antara 4-5 GHz) yang mumpuni dalam mengungkap emisi
radio suar bintang. Jadi, inilah pertama kalinya Barnard diamati dengan frekuensi
dan sensitivitas seperti itu.
Observasi akan dilakukan minggu depan pada tanggal 16 Juli 2017. Sedangkan
bintang katai merah Ross 128 juga akan dipelajari kembali pada hari yang sama karena menunjukkan
potensi emisi radio yang memerlukan studi tindak lanjut. Hasil observasi akan tersedia pada akhir pekan setelahnya.
Ditulis
oleh: Abel Mendez, phys.org
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar