Para
astronom yang menganalisis arsip data misi Teleskop Antariksa Kepler NASA yang diperpanjang (K2), telah menemukan sistem planet yang setidaknya terdiri dari tiga planet yang mengorbit bintang katai tipe K, EPIC 247589423. Makalah studi yang melaporkan penemuan telah diajukan untuk dipublikasikan
di Jurnal AAS.
![]() |
Ilustrasi bintang induk yang diorbit oleh tiga planet. Kredit: NASA/JPL-Caltech. |
EPIC
247589423 atau LP 358-348 terletak sekitar 194 tahun cahaya dari Bumi dan baru berusia 800 juta tahun, jauh lebih muda daripada usia Matahari kita. Bintang induk merupakan salah satu anggota gugus bintang terbuka Hyades di rasi Taurus.
"Berdasarkan
posisi Galactic EPIC 247589423, bintang induk berada di pinggir gugus dan terpisah sekitar 32-65 tahun
cahaya dari pusat gugus bintang terbuka yang radiusnya membentang sekitar 16 tahun
cahaya, namun tetap berada di dalam ikatan populasi Hyades," kata
penulis utama makalah studi astronom Dr. Andrew Mann dari Universitas Texas di Austin bersama para kolega dari Universitas Colombia.
Planet
terkecil dengan periode orbit terpendek yang diberi kode EPIC 247589423b, kira-kira seukuran
Bumi dan menjadikannya sebagai planet seukuran Bumi pertama yang pernah ditemukan di sebuah gugus bintang terbuka relatif muda. Sementara dua planet terluar, ukurannya jauh lebih besar.
"Radius planet
terkecil sebanding dengan Bumi (0,99 radius Bumi),
menjadikannya salah satu dari segelintir planet seukuran Bumi berusia muda," kata para astronom.
"Dua
planet yang lebih besar, EPIC 247589423c dan d, kemungkinan adalah planet
Neptunus mini dan Bumi super, dengan radius 2,1 dan 1,45 jari-jari Bumi."
![]() |
EPIC 247589423 (tengah). Kredit: Centre de Données astronomiques de Strasbourg/SIMBAD/DSS. |
Ketiga
planet mengorbit bintang induk dalam waktu kurang dari 30 hari Bumi,
masing-masing menyelesaikan satu kali orbit setiap 7,9, 17,3, dan 25,6 hari. Periode orbit sangat singkat, mengingat jarak mereka dari bintang induk lebih dekat daripada orbit Merkurius mengelilingi Matahari. Perkiraan suhu sistem planet
berkisar antara 100-280 derajat Celsius, yang terlalu panas bagi kehidupan untuk muncul dan berkembang biak.
"Salah satu planet di sistem
EPIC 247589423 ukurannya setara Bumi dan masih sangat muda, yang menyediakan informasi berharga untuk mempelajari sejarah dan evolusi planet seukuran Bumi," kata
para astronom.
"Karena
bintang induk relatif terang (V=11,2) dan variabilitas amplitudo juga relatif rendah untuk kategori bintang muda, sistem planet di EPIC 247589423 lebih mudah dideteksi dengan metode kecepatan radial daripada bintang-bintang lain di gugus bintang terbuka muda. Sekaligus dapat dijadikan eksperimen untuk menguji klaim yang menganggap planet muda kurang padat dibandingkan planet yang lebih tua."
Ditulis
oleh: Sergio Prostak, sci-news.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar