Rover
Mars NASA berikutnya akan menjadi penjelajah darat bermata paling tajam yang
pernah menyentuh Planet Merah.
Seperti namanya, Rover Mars 2020 dijadwalkan meluncur pada tahun 2020 dan akan
dipersenjati dengan 23 kamera, kata pejabat NASA.
Jumlah
kamera Mars 2020 enam kali lebih banyak daripada rover (penjelajah darat)
Curiosity NASA, yang telah menjelajahi Kawah Gale di Mars sejak Agustus
2012, dan 13 kali lebih banyak daripada “rover kembar” seukuran kereta golf, Spirit dan Opportunity, yang juga telah mendarat di
berbagai wilayah di Planet Merah, dalam selisih waktu beberapa minggu pada
bulan Januari 2004. (Spirit telah dinyatakan tidak aktif pada tahun 2011, namun
Opportunity masih tetap aktif hingga saat ini.)
“Teknologi
kamera terus membaik,” kata Justin Maki, ilmuwan pencitraan Mars 2020 dari
Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California.
“Secara berturut-turut, setiap
misi dapat memanfaatkan upgrade, dengan kinerja
yang lebih baik dan biaya yang lebih rendah,” tambah Maki, yang juga wakil peneliti utama instrumen Mastcam-Z Mars 2020.
![]() |
Replika Mastcam-Z, salah satu kamera sains Mars 2020. Kredit: NASA / JPL-Caltech |
Mastcam-Z,
versi upgrade kamera Mastcam high-definition Curiosity, akan
menjadi mata utama Mars 2020 di Planet Merah. "Z" adalah singkatan
untuk zoom, kemampuan yang tidak dimiliki oleh Mastcam Curiosity. Karena kamera berada di kepala rover yang menyerupai tiang kapal, maka nama Mast (tiang kapal) disematkan ke kamera rover.
Mastcam-Z
akan mengambil lebih banyak gambar 3 dimensi daripada Mastcam Curiosity, agar para ilmuwan dapat memeriksa fitur geologi secara lebih rinci dan mencari situs-situs ilmiah menjanjikan dari jarak jauh, kata pejabat NASA.
"Menggunakan gambar 3D resolusi tinggi secara rutin tentunya akan memberikan hasil yang
jauh lebih baik,” kata Jim Bell, peneliti utama Mastcam-Z dari Universitas
Negeri Arizona State di Tempe. “Mereka
berguna untuk target sains, baik dari jarak jauh maupun jarak dekat.”
Tujuh
kamera Mars 2020 adalah satu rangkaian paket sains, sementara tujuh kamera lainnya akan
mengambil gambar saat rover turun dan mendarat (seperti Curiosity yang menggunakan derek angkasa bertenaga roket). Sembilan kamera lainnya adalah kamera
teknik, yang akan membantu tim rover untuk menavigasi dan menghindari
rintangan berbahaya.
![]() |
Salah satu kamera teknik yang telah diuprage dengan lensa prototipe untuk
hazard camera, yang akan memperhatikan setiap rintangan yang akan dihadapi oleh Mars 2020. Kredit: NASA/JPL-Caltech |
Semua
kamera teknik yang dipasang di Spirit, Opportunity dan Curiosity memotret
dalam warna hitam putih. Tapi, kamera Mars 2020 akan mengambil gambar berwarna resolusi tinggi dengan bidang pandang yang lebih luas.
“Kamera
navigasi kami sebelumnya (Navcam) akan memotret beberapa gambar, kemudian menyusunnya menjadi satu,” ungkap Colin McKinney, manajer pengiriman produk kamera teknik Rover Mars 2020 dari Laboratorium Propulsi Jet NASA. “Dengan bidang pandang yang lebih luas, kita mendapatkan
perspektif yang sama dalam satu kesempatan.”
Semua instrumen canggih ini akan membantu Mars 2020 menyelesaikan
misi, untuk mencari jejak biologis Mars
di masa lalu, mengumpulkan dan menyimpan sampel untuk misi masa depan, yaitu
misi untuk membawa sampel kembali ke Bumi. (Namun, hingga saat
ini belum ada rencana misi untuk mengambil sampel.)
Mars
2020 juga dirancang untuk membantu membuka jalan bagi misi berawak masa depan, karena dilengkapi instrumen MOXIE (Mars Oxygen In-situ
Resources utiliment Experiment) yang akan menghasilkan oksigen dari karbon
dioksida di udara Planet Merah.
Ditulis
oleh: Mike Wall, penulis senior www.space.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar