Gagasan
eksistensial tentang eksoplanet seukuran Bumi yang tak layak huni tampaknya akan
berkonfrontasi dengan pemahaman konvensional kita tentang alam semesta yang begitu luas.
Namun, observasi Teleskop Antariksa Kepler berani menyimpulkan satu dari lima bintang mirip Matahari adalah induk bagi sebuah planet
mirip Bumi yang mengorbit di “zona layak huni”, sebuah wilayah orbit ideal yang menopang air cair di permukaan planet.
![]() |
Ilustrasi eksoplanet saat mengorbit bintang induk. |
Observasi yang dilakukan selama misi original Kepler menjelaskan kemungkinan ini setelah menemukan 20 planet yang berpotensi layak huni. Meskipun harus dikonfirmasi terlebih dahulu, penemuan Kepler dianggap cukup menjanjikan.
Sebagian besar dari mereka mengorbit bintang mirip Matahari. Durasi orbit terlama untuk satu kali mengelilingi bintang induk adalah 395 hari Bumi, sedangkan yang terpendek hanya 18 hari Bumi. Planet lain yang tidak layak
huni mengorbit bintang induk yang lebih kecil daripada Matahari, sementara lama "tahun" mereka lebih singkat daripada planet yang berpotensi layak huni.
Planet yang mengorbit setiap 395 hari Bumi sekali diberi kode KOI-7923.01, berada di zona layak huni dan kemungkinan besar menampung air cair dan kehidupan. Jeff Coughlin, pemimpin tim misi Kepler
mengatakan, “Jika harus memilih planet untuk dijelajahi oleh misi pesawat antarika, KOI-7923.01 bukanlah pilihan buruk.”
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, 20 planet baru ini belum diverifikasi untuk dinyatakan layak
huni. Sistem planet mereka yang membentang luas telah diamati
oleh Kepler selama empat tahun. Mengingat banyak planet yang durasi orbitnya lama, mereka cenderung hanya diamati satu atau dua kali saja.
Inilah alasan mengapa penemuan mereka baru diumumkan sekarang. Dengan Teleskop Antariksa Hubble NASA, kita dapat melakukan observasi tindak lanjut pada tahun-tahun yang akan datang untuk mengkonfirmasi
apa yang saat ini kita bayangkan, jelas Coughlin.
![]() |
Teleskop Antariksa Kepler |
Para
ilmuwan hanya berani menegaskan apakah mereka,
terutama KOI-7923.01, berpotensi layak huni jika ada lebih banyak informasi yang dikumpulkan. Beberapa
planet yang tidak layak huni memang telah ditemukan sebelumnya, namun 20 planet baru yang ditemukan Kepler menyediakan petunjuk untuk menjawab pertanyaan klasik, apakah kita sendirian di alam semesta?
Direktur Habitabilitas Planet di Observatorium Arecibo, Abel Mendez,
menekankan pentingnya studi tindak lanjut terkait durasi orbit planet mirip Bumi di zona layak huni bintang mirip Matahari.
Ditulis
oleh: Staf www.physics-astronomy.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar