Langsung ke konten utama

Apa itu Teori Bumi Datar? Semakin Banyak Orang Mencarinya di Google

pencarian-teori-bumi-datar-meningkat-di-tren-pencarian-google-astronomi
Kredit: NASA/Wikimedia Commons

"Tidak ada perbedaan antara sains dan fiksi ilmiah," kata Mike Hughes, yang baru saja membatalkan rencananya untuk meluncurkan roket dari besi tua buatannya sendiri. Hughes berharap roket dapat mencapai ketinggian 548 meter untuk membuktikan Bumi itu datar. Pernyataan Hughes mungkin mengejutkan kita, mengingat rasa keingintahuannya untuk mengetahui bentuk sejati Bumi. Bahkan yang lebih mengejutkan, aktivitas penganut teori Bumi datar tampaknya semakin populer. Sebagaimana ditunjukkan oleh data dari Google Trends, situs Economist mengklaim pencarian di Google dengan kata kunci “Bumi datar” meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam waktu dua tahun terakhir.

Tren semacam ini barangkali mengindikasikan peningkatan minat dari mereka yang meyakini teori Bumi datar. Dan hampir dapat dipastikan jumlah penganut Bumi datar mengalami peningkatan, karena publik telah mendengar bagaimana mereka memberikan pengaruh terhadap trend pencarian Google. Jika kamu belum terpapar dengan teori konspirasi ini, teori Bumi datar pada dasarnya seperti surat kaleng. Meskipun ada beberapa variasi dalam tingkat kepercayaan, seperti halnya semua teori konspirasi lainnya, sebagian besar penganut Bumi datar meyakini bentuk Bumi bukanlah spheroid. Bentuk Bumi justru menyerupai “piringan datar dengan Lingkaran Arktik berada di tengah, sementara Antartika adalah dinding es setebal 46 meter di sekitar piringan,” menurut Live Science. Selain itu, “para pegawai NASA, kata mereka, menjaga dinding es agar orang tidak memanjat dan jatuh dari piringan Bumi.”

pencarian-teori-bumi-datar-di-google-trends-astronomi
Teori Bumi Datar menurut Google Trends

Sebagaimana teori konspirasi lainnya, Bumi datar bercampur dengan kecurigaan dan ketidakpercayaan kepada pemerintah. Sebenarnya, banyak penganut Bumi datar yang meyakini NASA dan pemerintah sengaja melanggengkan kebohongan tentang bentuk bulat Bumi. Apa tujuan sebenarnya NASA dan pemerintah untuk meyakinkan masyarakat dunia bahwa bentuk Bumi adalah bulat, hingga kini belum ditentukan.

Ada setumpuk bukti kuat tak terbantahkan untuk membuktikan bentuk Bumi yang bulat pepat, namun alasan kesulitan untuk mengkomunikasikan fakta ini kepada para penganut Bumi datar adalah karena mereka mempercayai fakta sains adalah sebuah kebohongan, yang dibuat oleh pemerintah dengan agenda tertentu. Bagi mereka yang mengabaikan teori konspirasi, yang paling membuat frustasi adalah deretan pseudoscience yang secara harfiah sulit disangkal. Salah satu kontributor meningkatnya pencarian kata kunci Bumi datar di Google adalah wawancara antara media dengan Kyrie Irving pada bulan Februari 2017. Irving adalah seorang atlet Cleveland Cavaliers. Saat diwawancarai, Irving menjelaskan keyakinannya tentang Bumi datar dengan mengatakan, “Saya telah melihat banyak hal yang menurut sistem pendidikan yang saya dapatkan ternyata benar-benar palsu.”

“Upaya untuk membantah teori konspirasi justru membuat para penganutnya lebih meyakini pandangan mereka.” (Jika para ilmuwan sangat ingin menyangkalnya, maka hal itu pasti benar!). Situs Economist menjelaskan. “Tidak adanya bukti yang ingin diterima oleh para penganut teori konspirasi, membuat beberapa teori konspirasi tidak dapat dibantah. Misalnya, pemerintah Amerika tidak dapat membuktikan bahwa mereka tidak menyimpan alien yang sudah mati di laboratorium bawah tanah rahasia,” ala the X- File.

twitter-penganut-teori-bumi-datar-astronomi

Segala sesuatu yang menunjukkan Bumi bulat ditolak oleh para penganut Bumi datar. Sebagian besar dari mereka bahkan tak mempercayai gravitasi dan foto Bumi adalah editan photoshop. “Perangkat GPS telah dicurangi, sehingga para pilot pesawat berpikir mereka terbang dalam garis lurus di sekitar bulatan Bumi, namun, mereka sebenarnya terbang dalam garis melingkar di atas piringan Bumi,” tulis Live Science.

Teori Bumi datar juga terkait erat dengan teori konspirasi pendaratan manusia di Bulan. Para penganut teori konspirasi juga meyakini tidak ada satu pun manusia yang pernah mencapai luar angkasa, apalagi mendarat di Bulan. Termasuk meyakini program luar angkasa di seluruh dunia adalah tipuan. Mereka mengklaim pendaratan Apollo 11 dilakukan dan difilmkan di sebuah studio.

Jika semua ini terdengar menggelikan, situs Economist menawarkan penjelasan mengapa ada orang yang bersedia mempercayai teori konspirasi: “Teori konspirasi sangat menarik karena menawarkan penjelasan sederhana untuk fenomena-fenomena kompleks, atau karena teori konspirasi memungkinkan orang-orang untuk meyakini bahwa mereka memiliki pengetahuan rahasia yang ditekan oleh pemerintah.” Teori konspirasi cenderung populer di kalangan orang yang berpendidikan rendah dan yang tidak mempercayai lembaga pemerintah, tambah Economist.

Apakah Hughes suatu hari nanti berhasil mengudara dan melihat bentuk sejati bulatan Bumi (sebenarnya hanya dari ketinggian 548 meter, Hughes tidak akan pernah mampu membuktikannya). Dia telah menghabiskan setidaknya $ US 20.000 untuk sebuah usaha yang bisa diselesaikan hanya dengan menggunakan beberapa batang kayu, tulis Ian Whittaker, dosen di Universitas Nottingham Trent, dalam sebuah artikel untuk situs The Conversation.

“Salah satu metode yang telah didokumentasikan untuk menentukan bulatan Bumi, (sepengetahuan kita) pertama kali dilakukan oleh orang-orang Yunani kuno,” tulis Whittaker. “Mereka membandingkan bayang-bayang tongkat kayu di lokasi yang berbeda. Ketika Matahari berada tepat di atas kepala kita di satu tempat, tongkat yang ditancapkan di tanah tidak memunculkan bayangan. Pada saat yang sama di sebuah kota berjarak sekitar 500 mil di utara, tongkat yang ditancapkan di sana menunjukan bayangan. Jika memang Bumi datar maka kedua tongkat seharusnya menunjukkan bayangan yang sama, karena mereka diposisikan pada sudut yang sama dengan Matahari.”

Metode ini nampaknya logis, masuk akal secara ilmiah, dan umumnya tidak terbantahkan, tapi sekali lagi, itulah yang NASA inginkan agar kita mempercayainya.

Ditulis oleh: James Loke Hale, www.bustle.com


Artikel terkait: Lima Fakta Mustahil yang Akan Terjadi Jika Bumi Datar

#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...