Inilah pulsar paling terang yang pernah
ditemukan di Alam Semesta.
![]() |
NGC 5907 X-1, pemegang rekor pulsar paling terang yang ditemukan di galaksi spiral NGC 5907. (Foto: ESO/NASA) |
Terletak 50 juta tahun cahaya dari Bumi, sebuah
mercusuar kosmik di galaksi spiral yang diberi kode NGC 5907, ditemukan bersinar sangat
terang. Begitu terangnya, sehingga dianggap sebagai pulsar paling terang yang pernah ditemukan di seluruh alam semesta.
Bintang neutron yang berotasi sangat cepat ini adalah NGC 5907 X-1, sisa
dari sebuah bintang masif yang telah memicu ledakan dahsyat supernova. Skala kecerahannya seribu kali lebih terang daripada objek sejenis, sebagaimana dilansir dari situs Phys.org.
Medan magnet pulsar sangat kuat, berotasi sangat cepat sembari memancarkan sinar radiasi elektromagnetik ganas. Pulsar dianggap sebagai objek ekstrem dalam banyak
kategori, meliputi laju rotasinya yang sangat cepat, berkas cahaya yang sangat kuat dan massa jenisnya yang sangat tinggi. Tapi pulsar NGC 5907 X-1 seolah tak tertandingi. Tak sekadar lebih terang daripada pulsar lain yang pernah ditemukan, laju rotasinya berada pada tingkat yang paling tinggi.
“Penemuan yang sangat tidak biasa, sejauh ini adalah yang paling ekstrem yang pernah ditemukan dalam hal jarak,
luminositas dan laju rotasi yang mencetak rekor baru ...
dan mengubah gagasan kita tentang bagaimana sebenarnya objek semacam itu bekerja,” ungkap Norbert Schartel, ilmuwan proyek sains di Observatorium Sinar-X XMM-Newton ESA (Badan Antariksa Eropa).
Seberapa Cepat dan Terang Pulsar NGC 5907 X-1?
Dokumentasi pengamatan pulsar menunjukkan perubahan laju rotasi dari 1,43 detik pada tahun
2003 menjadi 1,13 detik pada tahun 2014. Sebagai perbandingan, peningkatan laju rotasi NGC 5907 X-1 setara dengan durasi satu hari di Bumi yang diperpendek selama lima jam. Selain itu, berkas sinar-X yang dipancarkan oleh pulsar begitu terang, hanya dibutuhkan waktu satu detik bagi pulsar untuk menghasilkan jumlah energi yang setara dengan energi cahaya Matahari selama 3,5 tahun.
Karena dianggap sangat tidak biasa, para ilmuwan melakukan pengecekan ulang untuk memastikan pulsar bukanlah jenis objek kosmik ekstrem lainnya, seperti lubang hitam.
“Hanya lubang
hitam dengan massa 10 kali lipat lebih masif daripada Matahari, yang dapat menyebabkan bintang-bintang yang berada terlalu dekat dengannya untuk mencapai luminositas yang luar biasa ini. Namun denyut yang cepat dan teratur
darinya adalah ciri khas bintang neutron yang dengan
sangat jelas membedakannya dari lubang hitam,” jelas penulis utama makalah studi Gian Luca Israel dari INAF-Osservatorio
Astronomica di Roma, Italia,
Dia menambahkan: “Hanya bintang neutron sangat padat yang dapat menjaga dirinya tetap utuh saat berputar
begitu cepat.”
Para ilmuwan menduga skala ekstrem kecerahan pulsar dihasilkan oleh medan magnet yang kuat dan
kompleks di permukaannya. Dalam skenario ini, akresi ke permukaan bintang neutron
masih dapat terjadi sambil menghasilkan luminositas tinggi. Meski begitu, fakta skala kecerahannya yang 1.000 kali lipat lebih terang daripada perkiraan sebelumnya memperkuat dugaan bahwa pulsar NGC 5907 X-1 adalah
bintang neutron akresi. Jadi pemahaman kita saat ini tentang objek ekstrem tersebut dirasa belum mencukupi.
Dibutuhkan observasi tindak lanjut untuk mengungkap rahasia NGC 5907 X-1. Sampai saat itu, yang
bisa kita lakukan hanyalah mengagumi pulsar yang begitu mempesona ini.
Makalah studi yang melaporkan hasil penelitian pulsar NGC 5907 X-1 telah
dipublikasikan di jurnal Science.
Ditulis oleh: Bryan Nelson, www.mnn.com
#terimakasihgoogle
Komentar
Posting Komentar