Langsung ke konten utama

Bagaimana Matahari Dibandingkan dengan Bintang-Bintang Lain?

bagaimana-matahari-dibandingkan-dengan-bintang-bintang-lain-informasi-astronomi
Kredit: ESA/NASA.

Matahari di pusat tata surya kita adalah sebuah bola hidrogen dan helium raksasa yang panas dan terang. Diameternya mencapai 1.392.000 km, 109 kali lebih lebar daripada Bumi. Suhu di permukaan 5.500 derajat Celsius dan 15.000.000 derajat Celsius di bagian inti. Wow!

Matahari kita sangat luar biasa, tetapi bagaimana jika dibandingkan dengan bintang-bintang lain? Ada miliaran bintang di Bima Sakti, galaksi tempat tata surya kita bermukim. Dan tak terhitung lagi banyaknya galaksi yang tersebar di seluruh alam semesta. Lalu, apakah Matahari kita istimewa?

Ukuran

Ternyata ukuran Matahari kita hanya tergolong sebagai bintang berukuran menengah. Karena memang ada bintang yang ukurannya lebih besar, demikian pula dengan bintang yang ukurannya lebih kecil. Para astronom bahkan telah menemukan cukup banyak bintang yang diameternya 100 kali lebih besar daripada Matahari. Ya, ukuran mereka luar biasa besar. Selain itu, para astronom juga telah menemukan bintang-bintang yang ukurannya hanya sepersepuluh Matahari.

bagaimana-matahari-dibandingkan-dengan-bintang-bintang-lain-informasi-astronomi
Ilustrasi perbandingan ukuran Matahari dengan bintang-bintang lain.

Tanpa Pengiring

Sebagai bintang tunggal, Matahari kita sedikit unik karena tidak punya rekan bintang dan hanya dikelilingi oleh planet, asteroid, komet dan planet katai. Mengingat lebih dari separuh bintang ternyata membentuk ikatan sistem biner (ganda) atau bahkan sistem multibintang. Itu berarti sebuah tata surya bisa memiliki dua atau lebih Matahari sebagai bintang induk.

Bayangkan hidup dengan dua Matahari di langit pada saat yang bersamaan! Mengingat jumlah sistem biner yang melampaui sistem tunggal, mungkin fenomena itu justru dianggap normal.

bagaimana-matahari-dibandingkan-dengan-bintang-bintang-lain-informasi-astronomi
Ilustrasi sistem bintang biner (dua matahari).

Fakta Singkat

Matahari adalah bintang berukuran rata-rata. Ada bintang yang ukurannya lebih kecil, demikian pula dengan bintang yang ukurannya lebih besar, bahkan 100 kali lebih besar daripada Matahari. Banyak tata surya lain yang memiliki lebih dari satu Matahari, sedangkan kita hanya punya satu. Diameter Matahari adalah 1.392.000 km dengan suhu 5.500 derajat Celsiuc di permukaan.

Ditulis oleh: Staf spaceplace.nasa.gov


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...