Langsung ke konten utama

Apa yang Menyebabkan Musim di Bumi?

apa-yang-menyebabkan-musim-di-bumi-informasi-astronomi
Ini semua tentang kemiringan poros rotasi Bumi!

Banyak orang menganggap jarak Bumi lebih dekat dengan Matahari saat musim panas. Sebaliknya saat musim dingin, posisi Bumi terletak lebih jauh dari Matahari.

Meskipun cukup masuk akal, anggapan itu sama sekali tidak benar.

Lintasan orbit Bumi memang bukan lingkaran sempurna dan agak lonjong di satu sisi. Selama waktu tertentu dalam satu tahun, jarak Bumi lebih dekat ke Matahari. Namun belahan bumi utara justru mengalami musim dingin ketika Bumi berada sangat dekat dengan Matahari, dan sebaliknya mengalami musim panas ketika posisi Bumi lebih dekat dari Matahari.

Dibandingkan dengan seberapa jauh jarak Bumi dari Matahari, perubahan jarak Bumi selama satu tahun tidak banyak mempengaruhi cuaca.

Lantas, apa yang menyebabkan pergantian musim di Bumi?

Poros Bumi bagaikan kutub imajiner yang menembus pusat Bumi dari atas ke bawah. Bumi berotasi pada porosnya setiap satu hari yang menghasilkan siang dan malam.

Dan Bumi memiliki banyak musim karena kemiringan poros rotasi Bumi.

Tapi, apa yang menyebabkan kemiringan poros rotasi Bumi?

apa-yang-menyebabkan-musim-di-bumi-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Dahulu kala, ketika Bumi masih sangat muda, diduga ada sebuah benda langit berukuran besar yang menabrak dan memiringkan Bumi. Jadi, poros rotasi Bumi tidak tegak lurus, melainkan agak condong ke samping.

Ngomong-ngomong, objek langit yang menabrak Bumi itu diberi nama Theia, yang juga meninggalkan sebuah lubang besar di permukaan Bumi. Tabrakan antara Bumi dan Thea menyebabkan banyak puing-puing batu dan debu terlempar ke luar angkasa yang kemudian mengorbit Bumi. Sebagian besar ilmuwan menduga puing-puing angkasa itulah yang pada akhirnya menjadi Bulan kita.

Saat mengorbit Matahari, kemiringan poros rotasi Bumi selalu menunjuk ke arah yang sama. Jadi, selama satu tahun, berbagai wilayah di Bumi lebih banyak memperoleh cahaya Matahari secara langsung.

Sekitar bulan Juni, kutub utara condong ke arah Matahari, sedangkan sekitar bulan Desember, gantian kutub selatan yang condong ke arah Matahari.

Belahan bumi utara mengalami musim panas pada bulan Juni, karena cahaya Matahari lebih banyak menyinari belahan bumi utara dibandingkan bulan lainnya dalam satu tahun. Sedangkan pada bulan Desember, belahan bumi utara mengalami musim dingin karena gantian kutub selatan yang condong ke arah Matahari.

Garis Edar Bumi

Perihelion: Titik terdekat Bumi dari Matahari, jaraknya sekitar 91.400.000 mil.

Aphelion: Titik terjauh Bumi dari Matahari, jaraknya sekitar 94.500.000 mil.

Walaupun ada selisih jarak lebih dari 3 juta mil, perbedaan tersebut tidak terlalu berpengaruh.

apa-yang-menyebabkan-musim-di-bumi-informasi-astronomi
Garis edar Bumi.
Kredit: NASA

Percaya atau tidak, aphelion, titik terdekat Bumi dari Matahari, terjadi pada bulan Juli. Sedangkan perihelion, titik terjauh Bumi dari Matahari, terjadi pada bulan Januari. Bagi mereka yang tinggal di belahan bumi utara, bulan Juli adalah musim panas, sedangkan bulan Januari adalah musim dingin. Fakta ini bertolak belakang dengan anggapan di atas, bukan?

Sekaligus membuktikan bahwa jarak Bumi dari Matahari bukanlah penyebab musim.

Ditulis oleh: Staf spaceplace.nasa.gov


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...