Langsung ke konten utama

Selain Bumi, 10 Anggota Tata Surya Berikut Juga Punya Es, Lho!

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Gletser dan es laut di Greenland.
Kredit: NASA/Tim Williams

Apakah Ada Es di Planet-Planet Lain?

Di Bumi, es begitu melimpah dan bisa ditemukan di banyak lokasi, misalnya di kutub utara dan selatan. Tapi, Bumi bukanlah satu-satunya dunia es yang kita tahu, karena air beku ini juga bisa ditemukan di berbagai tempat di tata surya. Es bisa ditemukan di planet, bulan, komet, bahkan di cincin indah planet Saturnus. Dilansir dari situs edukasi NASA, berikut 10 anggota tata surya yang diketahui menampung es dalam jumlah lumayan banyak.

Merkurius

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Menurut para ilmuwan, bintik-bintik kuning pada gambar ini mengindikasikan area es air di Merkurius.
Kredit: Laboratorium Fisika Terapan NASA/Universitas Johns Hopkins/Institut Carnegie Washington

Sebagai planet terdekat dari Matahari, bukan berarti suhu Merkurius terlalu panas untuk melelehkan es. Merkurius diketahui memiliki kawah yang sangat dalam dan sama sekali tidak pernah diterpa oleh sinar Matahari dan selalu dingin.

Misi Messenger NASA menemukan bintik-bintik terang berwarna kuning di kutub utara dan selatan Merkurius, diduga adalah es air yang tersembunyi jauh di dalam kawah. Es diperkirakan berasal dari komet dan meteor yang menabrak permukaan planet.

Mars

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Tudung kutub utara Mars sebagaimana diamati oleh Mars Global Surveyor.
Kredit: NASA/JPL/MSSS

Kedua kutub planet Mars tertutup lapisan es yang bertambah dan berkurang seiring pergantian musim. Sebagian besar komposisi tudung es adalah es air. Selama musim dingin di wilayah itu, unsur karbon dioksida di atmosfer membeku dan jatuh ke permukaan.

Pada tahun 2017, Mars Reconnaissance Orbiter NASA mengabadikan foto lereng bukit pasir di sekitar kutub utara Mars yang tertutup salju dan es karbon dioksida. Kalau di Bumi, para ilmuwan sering menyebutnya “es kering”.

Uranus dan Neptunus

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Gambar Uranus (kiri) dan Neptunus (kanan) yang diambil oleh pesawat antariksa Voyager 2 milik NASA.
Kredit: NASA/JPL-Caltech

Uranus dan Neptunus, kedua planet terjauh tata surya mengandung kristal es yang tersusun dari unsur kimia metana di lapisan atmosfer. Selain itu, Uranus dan Neptunus juga mengandung amonia dan es air dalam jumlah besar, karena itu mereka berdua biasa disebut planet “raksasa es”.

Pluto

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Pluto dan gambar close-up pegunungan es Cthulhu.
Kredit: NASA/JHUAPL/SwRI

Terletak di wilayah terluar tata surya, komposisi permukaan planet katai pluto sebenarnya terdiri dari oksigen dan nitrogen beku. Pada tahun 2016, misi New Horizons NASA menemukan rantai pegunungan yang tertutup salju metana dan es di Pluto.

Bulan, Satelit Alami Bumi

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Bintik-bintik biru ini menunjukkan deteksi lokasi-lokasi es di kutub selatan Bulan.
Kredit: NASA

Para ilmuwan juga telah menemukan bukti kuat deposit es air yang tersembunyi di dalam banyak kawah dekat kutub selatan Bulan. Kawah-kawah ini tidak pernah terpapar sinar Matahari, karena itu selalu gelap dan dingin. Beberapa pesawat antariksa NASA, seperti Lunar Reconnaissance Orbiter, telah menemukan bukti keberadaan es air.

Europa

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Europa, bulan terbesar keempat Jupiter, yang diabadikan oleh pesawat antariksa Galileo NASA.
Kredit: NASA/JPL-Caltech/SETI Institute

Europa adalah satu dari puluhan bulan Jupiter. Para ilmuwan menduga kerak es air menutupi seluruh permukaan Europa yang mengapung di atas lautan air asin.

NASA sedang mengembangkan Europa Clipper, pesawat antariksa yang akan mempelajari Europa untuk menyelidiki apakah kondisi bulan es yang beku ini ideal bagi kehidupan.

Ganymede

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Ganymede, bulan terbesar di tata surya, yang diabadikan oleh pesawat antariksa Galileo NASA.
Kredit: NASA/JPL

Ganymede juga merupakan bulan es beku Jupiter yang sebagian besar komposisinya terdiri dari es air dan memiliki inti berbatu.

Callisto

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Callisto, bulan terbesar kedua Jupiter, yang diabadikan oleh pesawat antariksa Galileo NASA.
Kredit: NASA/JPL

Selain Europa dan Ganymede, bulan es beku Jupiter lainnya adalah Callisto. Komposisi bulan terbesar kedua Jupiter yang ukurannya hanya kalah dari Ganymede, didominasi oleh bebatuan dan es air. Callisto juga diperkirakan memiliki jenis es lain yang tersusun dari es amonia dan es karbon dioksida.

Enceladus

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Enceladus, bulan es Saturnus, yang diabadikan oleh pesawat antariksa Cassini NASA.
Kredit: NASA

Saturnus memiliki lebih dari 60 bulan, yang sebagian besar komposisinya terdiri dari es air. Kerak es air Enceladus mengapung di atas lautan asin. Salah satu bulan beku Saturnus ini juga kerap menyemburkan air laut ke luar angkasa melalui retakan kerak es. Dengan seluruh deposit es yang dikandungnya, Enceladus adalah salah satu obek paling terang di tata surya kita.

Triton

selain-bumi-10-anggota-tata-surya-berikut-juga-punya-es-lho-informasi-astronomi
Triton, bulan es Neptunus, yang diabadikan oleh pesawat antariksa Voyager 2 NASA.
Kredit: NASA

Sebagai bulan terbesar Neptunus, permukaan Triton adalah yang paling dingin di tata surya. Seperti seluruh bulan Uranus dan Neptunus, komposisi utama Triton didominasi oleh es dan bebatuan. Sebagian besar atmosfer Triton terdiri dari nitrogen beku yang menyelimuti permukaan dengan es nitrogen. Triton juga memiliki geiser. Di Bumi, geiser menyemburkan air panas dan uap air ke udara, sedangkan geiser di Triton menyemburkan nitrogen cair dingin.

Ditulis oleh: Staf spaceplace.nasa.gov


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...