Langsung ke konten utama

NGC 4656, Galaksi Tongkat Hoki

galaksi-tongkat-hoki-astronomi
Galaksi spiral NGC 4656.
Kredit: NASA/ESA/Hubble.

Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA telah mengirim sebuah jepretan yang tak ternilai bagi sains, yaitu potret galaksi NGC 4656 yang menyerupai tongkat hoki. Dengan orientasi edge-on (tampak samping), NGC 4656 adalah sebuah galaksi spiral yang terletak di rasi bintang kecil Canes Venatici pada jarak sekitar 15,8 juta tahun cahaya.

NGC 4656 ditemukan pada tanggal 20 Maret 1787 oleh astronom Inggris William Herschel. Juga diberi kode LEDA 42863, IRAS 12415+3226 dan UGC 7907, galaksi NGC 4656 juga mendapat nama julukan yang agak lebih menarik, Galaksi Tongkat Hoki.

Alasan pemberian nama memang kurang jelas jika diamati dari sudut pandang parsial yang hanya difokuskan pada wilayah pusat yang cerah, namun bentuk NGC 4656 memang menyerupai tongkat panjang yang salah satu ujungnya melengkung.

Bentuk yang tidak biasa ini kemungkinan disebabkan oleh interaksi dengan beberapa galaksi tetangga terdekat. Mereka adalah galaksi spiral NGC 4631 (Galaksi Ikan Paus) dan galaksi elips katai NGC 4627. Interaksi antar galaksi ternyata dapat mendistorsi benda langit, menggeser dan melengkungkan bintang, molekul gas dan debu kosmik menjadi konfigurasi yang aneh dan indah.

Citra NGC 4656 diabadikan oleh Wide Field Camera 3 (WFC3) Hubble dalam panjang gelombang cahaya kasat mata, ultraviolet dan inframerah. Gambar diperoleh berdasarkan data yang diperoleh melalui tujuh filter. Adapun warna dihasilkan dari penempatan corak yang berbeda untuk setiap gambar monokromatik yang diasosiasikan dengan masing-masing filter.


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...