Langsung ke konten utama

Nebula Tarantula Menyeramkan Merangkak dalam Tampilan Hubble

Nebula Tarantula memintal jaringan kosmik indah di samping nebula tetangga yang dipenuhi gelembung, sebagaimana terlihat dalam gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA.

nebula-tarantula-dan-nebula-sarang-lebah-astronomi
Hubble menangkap pemandangan indah nebula Tarantula dan Sarang Lebah.
ESA/Hubble & NASA; Judy Schmidt (Geckzilla)

Beberapa nama paling unik di seluruh kosmos disematkan kepada nebula, awan besar yang terdiri dari molekul gas dan debu yang membentuk struktur eksotis. Hubble adalah jawara dalam hal pencitraan formasi spektakuler semacam ini dan mumpuni saat menampilkan pemandangan utuh Nebula Tarantula yang dirilis oleh NASA.

Nebula Tarantula atau 30 Doradus, menyandang nama tersebut dari deskripsi Badan Antariksa Eropa (ESA) sebagai "filamen-filamen gas tipis menyerupai laba-laba"

Mengambil wujud arakhnida (sejenis laba-laba), Tarantula bukan satu-satunya nebula yang dipajang dalam gambar ini. Carilah struktur-struktur bulat berwarna biru di pojok kiri bawah yang membentuk Nebula Sarang Lebah. "Nebula aneh dengan wujud seperti gelembung ini telah membingungkan para astronom sejak ditemukan pada awal tahun 1990-an," tulis ESA.

ESA merujuk ke studi yang dilakukan pada tahun 2010 tentang Nebula Sarang Lebah, yang menyimpulkan bahwa struktur tak biasa semacam ini dihasilkan oleh interaksi antara ledakan supernova lama dengan supernova yang lebih baru dan orientasi sudut pandang kita di galaksi.

Ditulis oleh: Amanda Kooser, www.cnet.com


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...