Langsung ke konten utama

Goresan-Goresan Aneh di Permukaan Mars Memiliki Penjelasan Ilimah

Gambar permukaan Mars yang aneh dipenuhi garis-garis yang berlekuk, namun NASA memiliki gagasan bagus tentang fenomena ini.

garis-berlekuk-di-hellas-planitia-mars-astronomi
Garis-garis yang berlekuk di permukaan Mars.
NASA/JPL-Caltech/Universitas Arizona

Jika melihatnya di luar konteks, gambar ini mungkin akan membingungkan kita. Gambar sebenarnya menunjukkan pemandangan garis-garis berlekuk di permukaan Hellas Planitia Mars.

Hellas Planitia adalah cekungan masif di belahan selatan Mars yang dihasilkan oleh tumbukan asteroid. Membentang hingga 2.300 km dari timur ke barat, Hellas Planitia merujuk ke sebuah wilayah di sebuah lubang kawah besar yang lebih dalam daripada Grand Canyon di Amerika Serikat, yang diprediksi terbentuk miliaran tahun lalu. Foto Hellas Planitia yang dipenuhi garis-garis berlekuk ini dirilis oleh NASA pada hari Rabu, 25/10/217, diambil oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) dan hanya memperlihatkan sebagian kecil cekungan akibat dampak tumbukan dramatis.

NASA menggambarkan garis berlekuk ini layaknya “jejak goresan” yang kerap digunakan untuk merujuk bukit/gundukan pasir. Mereka adalah parit linier yang terletak pada satu garis lurus, diduga terbentuk karena pecahnya es kering yang mengubah struktur es menjadi cekung, kemudian menuruni lereng bukit berpasir dan mengukir jalur berlekuk.

Para peneliti NASA juga telah melihat fenomena serupa di tempat lain di Mars, meskipun parit linier di Hellas Planitia sangat berlekuk.

Diluncurkan pada tahun 2005, MRO telah mengorbit Mars selama lebih dari satu dekade dan terus mengirim gambar-gambar menarik saat mengamati permukaan dari orbit untuk mencari petunjuk tentang sejarah air Planet Merah.

Ditulis oleh: Amanda Kooser, www.cnet.com


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...