Langsung ke konten utama

Apa yang Terjadi Terhadap Bumi saat Bima Sakti dan Andromeda Bertabrakan?

apa-yang-terjadi-terhadap-bumi-saat-galaksi-bima-sakti-dan-andromeda-bertabrakan-informasi-astronomi

Kita sudah mengetahui takdir pamungkas galaksi Bima Sakti dan Andromeda yang akan saling bertabrakan dan membutuhkan waktu miliaran tahun sampai mereka benar-benar menyatu untuk membentuk galaksi elips tunggal raksasa. Secara ajaib, Bumi mungkin dapat bertahan dari keseluruhan proses kosmik yang brutal ini. Tapi planet kita akan terperangkap di tengah tabrakan dahsyat ini dan pemandangannya terhadap alam semesta tidak akan pernah sama lagi.


Para astronom telah menetapkan kedua galaksi yang mendominasi Grup Lokal akan saling bertabrakan sekitar 3,75 miliar tahun yang akan datang. Lalu proses penggabungan mereka akan berlangsung selama enam miliar tahun berikutnya. Kabar baiknya, Bumi akan tetap aman dari proses penggabungan Bima Sakti dan Andromeda. Kabar buruknya, lima miliar tahun dari sekarang, Bumi mungkin akan ditelan oleh Matahari yang menjalani tahap evolusi raksasa merah. Berikut time-lapse keseluruhan proses dari perspektif pengamatan jarak jauh:

proses-penggabungan-galaksi-bima-sakti-dan-andromeda-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Tata surya tentu akan terpengaruh oleh fenomena tabrakan kosmik dalam skala galaksi. Matahari bersama seluruh planet mungkin hanya akan ditarik ke sebuah orbit yang baru dan tidak bertabrakan dengan bintang lain.

“Alasan kami menduga tata surya kita tidak terlalu terpengaruh oleh tabrakan kedua galaksi adalah karena sebagian besar wilayah di dalam galaksi merupakan ruang hampa,” ungkap Roeland van der Marel dari Space Telescope Science Institute (STScI). “Meskipun galaksi Bima Sakti dan Andromeda memiliki ratusan miliar bintang di dalamnya, jarak antar bintang sangat jauh. Saat kedua galaksi bertabrakan, pada dasarnya bintang-bintang yang ada di dalamnya hanya akan melewati satu sama lain, dan persentase terjadinya benturan fisik antara bintang sangat kecil.”

Inilah pemandangan Bima Sakti dari langit Bumi saat ini. Andromeda tidak dapat ditemukan karena terletak 2,5 juta tahun cahaya dari Bumi.

pemandangan-langit-bumi-terhadap-bima-sakti-saat-ini-informasi-astronomi
Kredit: ESO

Tapi dalam waktu 3,75 miliar tahun, kedua galaksi akan mempersiapkan diri untuk memulai proses penggabungan.

penggabungan-bima-sakti-dan-andromeda-informasi-astronomi
Kredit: ESA

Seiring jarak kedua galaksi yang semakin dekat, gaya gravitasi mereka akan melengkungkan struktur galaksi, yang terlihat layaknya lukisan berantakan dari langit Bumi.

penggabungan-bima-sakti-dan-andromeda-01-informasi-astronomi
Kredit: ESA

Setelah melakukan tarian ganas selama milyaran tahun, lubang hitam supermasif di masing-masing pusat galaksi akan bergabung. Selanjutnya Bima Sakti dan Andromeda akan menyatu untuk membentuk galaksi tunggal raksasa berbentuk elips. Meskipun kemungkinan besar Bumi sudah tidak ada lagi untuk melihatnya, inilah langit malam yang akan terlihat pada akhir proses penggabungan.

penggabungan-bima-sakti-dan-andromeda-03-informasi-astronomi
Kredit: ESA

Dan, inilah sebuah video lain untuk mempermudah gambaran tentang fenomena tabrakan antara Bima Sakti dan Andromeda.


Ditulis oleh: Janey Tracey, www.outerplaces.com



#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...