Langsung ke konten utama

Meriahkan Black Friday, NASA Obral 10 Gambar Terbaik Lubang Hitam

Black Friday adalah hari yang dinanti-nantikan oleh para konsumen di Amerika Serikat, karena semua toko memberikan diskon besar-besaran untuk produk yang dijual.

NASA punya cara tersendiri untuk memeriahkan Black Friday. Badan Antariksa Amerika Serikat ini mengobral galeri gambar terbaik lubang hitam di alam semesta yang disebut “Black Hole Friday”. Tahun 2018 adalah tahun keenam Black Hole Friday NASA.

Kita semua mengetahui raksasa kosmik yang disebut black hole atau lubang hitam, menghisap seluruh materi yang berada terlalu dekat dengannya. Lubang hitam adalah area gravitasi yang sangat dahsyat sehingga tidak ada apa pun, bahkan cahaya, yang bisa meloloskan diri darinya.

Dilansir dari situs nasa.gov, inilah 10 gambar terbaik lubang hitam yang dipublikasikan oleh NASA untuk memeriahkan Black Hole Friday 2018.

10. Kelahiran Lubang Hitam

kelahiran-lubang-hitam-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Beberapa dari mereka terbentuk ketika sebuah bintang mencapai akhir siklus kehidupannya, memicu ledakan dahsyat supernova dan melahirkan objek masif sangat padat yang disebut lubang hitam.

Mereka menembakkan sinar gamma tak kasat mata yang berlangsung selama beberapa detik. NASA menggunakan satelit Neil Gehrels Swift Observatory untuk mempelajari fenomena yang melahirkan lubang hitam secara lebih rinci.

9. Lubang Hitam Supermasif

lubang-hitam-supermasif-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Berkas cahaya terang di wilayah pusat galaksi NGC 4151 menandai lokasi lubang hitam supermasif. NASA ingin menggunakan Teleskop Antariksa James Webb yang akan segera diluncurkan, untuk mengukur massa dan memahami bagaimana lubang hitam supermasif NGC 4151 memengaruhi seluruh galaksi.

Para astronom dapat menentukan massa melalui efek yang ditimbulkan terhadap lingkungan di sekitarnya, seperti dari pergerakan cepat bintang karena gaya gravitasi kuat lubang hitam. NASA memperkirakan lubang hitam supermasif di pusat galaksi NGC 4151 mencapai 40 juta kali massa Matahari.

8. Medan Magnet Lubang Hitam

medan-magnet-lubang-hitam-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Galaksi Cygnus A juga menampung sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Kumpulan debu di sekitar lubang hitam yang disebut torus, terjebak oleh medan magnet lubang hitam. Gambar ini diambil menggunakan Stratospheric Observatory for Infrared Astronomy, yang mengukur emisi inframerah untuk menentukan medan magnet lubang hitam supermasif.

7. Lubang Hitam Terjauh

lubang-hitam-terjauh-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Gambar ini adalah lubang hitam terjauh yang pernah ditemukan. Objek terang yang memancarkan berkas sempit (jet) ke atas dan ke bawah adalah quasar, yang dihasilkan oleh aktivitas lubang hitam supermasif saat menyantap material dengan rakus. Yang satu ini terletak 13 miliar tahun cahaya dari Bumi. Berarti cahaya yang mencapai kita berasal dari alam semesta saat baru berusia 690 juta tahun setelah Big Bang, sekitar 5% dari usia alam semesta saat ini.

6. Inti Galaksi Aktif

inti-galaksi-aktif-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Galaksi aktif adalah galaksi yang memiliki inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi aktif biasanya lebih terang daripada skala kecerahan seluruh galaksi.

Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet dan sinar-X.

5. Lubang Hitam Behemoth

lubang-hitam-behemoth-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Para astronom telah menemukan sebuah lubang hitam supermasif dengan massa 17 miliar kali Matahari di pusat gugus galaksi NGC 1600, sekitar 200 juta tahun cahaya dari Bumi. Lubang hitam Behemoth ini ditemukan oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA dan Teleskop Gemini di Hawaii.

Gugus galaksi NGC 1600 hanya terdiri dari sekitar 20 galaksi, namun menampung lubang hitam paling masif kedua di alam semesta. Sebagai perbandingan, lubang hitam pemegang rekor paling masif bersemayam di Gugus Galaksi Coma yang terdiri dari sekitar 1.000 galaksi.

4. Piringan Akresi Lubang Hitam

cakram-akresi-lubang-hitam-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Gambar ini menampilkan piringan akresi lubang hitam, material yang mengorbit lubang hitam dalam bentuk cakram datar dan semburan jet gas plasma panas. Lubang hitam menyemburkan jet plasma sekitar 10 tahun sekali, setelah menyedot material dalam jumlah yang sangat besar.

3. Lubang Hitam Lokal

lubang-hitam-lokal-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Para astronom telah mempelajari lubang hitam di wilayah kosmik terdekat. Di Stasiun Luar Angkasa Internasional, tim astronom NASA melakukan eksperimen Neutron Star Interior Composition Explorer dan berhasil menemukan lubang hitam GRS 1915+105 yang menciptakan arus angin dari piringan akresinya.

2. Lubang Hitam Monster

lubang-hitam-monster-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Belum diketahui dengan jelas proses yang membentuk lubang hitam supermasif. Satu teori yang diyakini selama ini, lubang hitam supermasif terbentuk dari fenomena tabrakan antargalaksi untuk membentuk galaksi tunggal yang lebih besar. Demikian pula dengan lubang hitam di pusat masing-masing galaksi, yang pada akhirnya bergabung untuk menjadi supermasif.

1. Blazar

blazar-informasi-astronomi
Kredit: NASA

Gambar di atas disebut blazar, karena kita melihatnya dari depan (face-on) sehingga piringan akresi lubang hitam terlihat bulat. Disebut quasar jika kita melihatnya dari samping (edge-on), sehingga piringan akresi terlihat menyemburkan jet plasma ke atas dan ke bawah.

The IceCube Neutrino Observatory di Antartika telah menangkap blazar sumber neutrino yang mengarah ke fenomena semburan sinar gamma dari lubang hitam supermasif di rasi Orion, sekitar 3,7 miliar tahun cahaya dari Bumi.


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...