![]() |
Kredit gambar: Disney/Lucasfilm Ltd |
Planet-planet fantastik di alam semesta fiksi Star
Wars ternyata telah mendahului penemuan planet-planet di alam semesta
nyata, bahkan deskripsi tentang mereka juga tidak terlalu jauh berbeda. Misalnya, planet
Bumi-super beku atau planet es Hoth, planet gurun Jakku, dan jangan lupakan
sebuah dunia dengan sepasang Matahari yang terbenam di planet berpasir Tatooine.
Sejauh ini,
belum ada indikasi kehidupan yang terdeteksi pada satu dari hampir 4.000
planet di luar tata surya (eksoplanet) yang telah dikonfirmasi secara ilmiah,
jadi kita tidak tahu apakah di antara mereka ada yang dihuni oleh Wookiees,
Mynocks atau makhluk asing lainnya.
Namun seiring bertambahnya penemuan eksoplanet, mereka telah membangkitkan imajinasi
terkait kemiripannya dengan planet-planet di alam semesta fiksi Star Wars. Dilansir
dari situs nasa.gov, inilah 9 planet di alam semesta Star Wars yang ditemukan NASA.
![]() |
Kepler 452b, sebuah planet yang mirip Coruscant, adalah planet seukuran Bumi yang mengorbit bintang mirip Matahari kita. Kredit: NASA Ames/JPL-Caltech/T. Pyle |
1. Coruscant
Eksoplanet
yang baru saja ditemukan ini memiliki properti hampir mirip Bumi. Selain itu,
Kepler-452b juga merepresentasikan Coruscant, sebuah planet berteknologi tinggi
yang ditampilkan dalam beberapa film Star Wars. Kepler-452b menginduk
bintang yang usianya 1,5 miliar tahun lebih tua daripada Matahari. Selisih
waktu itu akan memberikan kesempatan bagi sebuah peradaban untuk mengembangkan
teknologi yang jauh melampaui kita.
Tidak hanya
merekayasa permukaan planet dengan teknologi canggih, penduduk Coruscant juga
mampu merekayasa iklim. Hal yang sama juga dialami oleh Kepler-452b, suhunya
akan menghangat ketika output energi bintang induk meningkat mengingat faktor
usia bintang. Jika planet yang berukuran 1,6 kali diameter Bumi ini benar-benar
dihuni peradaban maju, maka rekayasa iklim juga sangat diperlukan di
sana.
![]() |
Di planet Bespin, sebuah kota terapung ditampilkan mengapung di awan, yang mungkin juga ada di planet raksasa gas dingin. Kredit: ESO/L. Calçada |
2. Bespin
Raksasa gas
membentuk populasi terbesar eksoplanet di alam semesta nyata. Di
“The Empire Strikes Back”, planet raksasa gas Bespin adalah
rumah bagi “Cloud City” yang aktif terlibat dalam penambangan lapisan
atmosfer. Kota terapung ini menjadi tempat perlindungan Putri Leia dan
rekan-rekannya dari kejaran Darth Vader.
Sudah banyak
raksasa gas yang telah ditemukan oleh jajaran instrumen astronomi seperti Teleskop Antariksa Kepler NASA yang dijuluki “Jupiter panas”. Planet raksasa
panas ini biasanya ditemukan berada terlalu dekat dengan bintang induk sehingga
mustahil dijadikan tempat untuk kota terapung.
Namun para
astronom di Observatorium La Silla Chili, telah menemukan sebuah planet
seukuran Jupiter yang mengorbit bintang dari jarak yang sangat mirip dengan
Jupiter di tata surya. Usia dan komposisi bintang induk HIP 11915 juga mirip dengan
Matahari, sekaligus meningkatkan kemungkinan seluruh sistem planetnya mirip dengan tata surya kita.
Kembaran
Jupiter ini bisa disamakan dengan Bespin yang memiliki lapisan atmosfer
termasuk pita udara untuk pernafasan dan ideal untuk kota terapung. Teknologi
kita sudah mampu mendeteksi komponen atmosfer eksoplanet yang
sebenarnya, termasuk raksasa gas, meskipun sejauh ini tidak ditemukan pita
udara untuk pernafasan.
![]() |
Dunia tak layak huni Kepler-10b lebih panas
daripada lava terpanas di permukaan Bumi. Kredit: NASA/Kepler Mission/Dana Berry |
3. Mustafar
Mustafar adalah planet yang menayangkan adegan duel seru antara Obi-Wan Kenobi dan Anakin
Skywalker di “Revenge of the Sith”. Dunia yang tertutup cairan lava ini
mirip Kepler-78b, sebuah planet berbatu dalam rentang ukuran Bumi yang
permukaannya panas membara. Kepler-78b, yang ukurannya sekitar 20% lebih besar dan dua kali massa Bumi, kemungkinan
didominasi oleh besi dan batuan.
Mengorbit
bintang induk dari jarak sangat dekat, Kepler-78b menyediakan suhu
sangat panas untuk arena duel dramatis yang dihiasi letupan-letupan lava dan cocok dianalogikan dengan Mustafar.
![]() |
Planet es OGLE-2005-BLG-390 yang dijuluki Hoth, sebuah dunia tundra beku fiksi. Kredit: NASA, ESA dan G. Bacon (STScI) |
4. Hoth
Planet
OGLE-2005-BLG-390 mirip dengan Hoth, sebuah dunia tundra beku fiksi di film Star
Wars. Dianggap sebagai Jupiter ‘gagal’, planet Bumi super yang dingin ini
harus puas dengan hanya lima kali massa Bumi. Dengan suhu minus 220
derajat Celcius, planet ini dinobatkan sebagai planet terdingin dan sangat
tidak ramah terhadap kehidupan.
Meskipun
berada tidak terlalu jauh dari bintang induk dan mengorbit dari jarak yang setara dengan orbit Mars dan Jupiter di tata surya kita, bintang induknya adalah bintang dingin bermassa rendah yang disebut katai
merah.
Bertolak
belakang dengan Hoth, OGLE-2005-BLG-390 justru didominasi oleh gas
beku padat sehingga permukaannya tertutup salju. Para astronom NASA
menemukannya dengan teknik microlensing gravitasi pada tahun 2005
menggunakan instrumen Optical Gravitational Lensing Experiment (OGLE).
![]() |
Sistem biner (ganda) Kepler-16 menampilkan pemandangan terbenamnya dua matahari seperti di Tatooine, planet asal Skywalker. Kredit: NASA/JPL-Caltech/T. Pyle |
5. Tatooine
Planet asal
Luke Skywalker ini memiliki lingkungan keras gurun yang sering tersapu
badai pasir sembari dipanggang di bawah sinar Matahari kembar. Dan Kepler-16b
adalah Tatooine di dunia nyata, karena planet sirkumbiner ini mengorbit dua
bintang sekaligus.
Ya, berada di Kepler-16b seolah hidup di sebuah planet asing dengan dua Matahari di langit.
Meskipun orbit planet akan sangat rumit, ‘Tatooine’ ini bisa saja layak huni
asalkan planet tetap berada dalam jarak tertentu dari kedua bintang induk yang disebut zona layak huni.
Sayangnya, Kepler-16b
adalah planet gas yang dingin seukuran Saturnus dan terletak di luar zona layak
huni sehingga tidak layak huni. Kabar baiknya, Kepler 16-b
dapat memperluas prospek kehidupan di bawah dua Matahari, karena diperkirakan
separuh dari populasi bintang adalah sistem biner.
![]() |
Kamino adalah sebuah dunia lautan rumah klon berleher panjang. Kepler-22b yang berada di zona layak huni bintang induk mungkin tertutup oleh samudera raya. Kredit: NASA/Ames/JPL-Caltech |
6. Kamino
Kepler-22b
adalah analog dari planet Kamino, sebuah dunia lautan rumah klon berleher panjang dan bermata serangga. Kamino ditampilkan dalam sebuah
adegan di “Attack of the Clones”, sebagai tempat yang bergejolak oleh
badai ketika Obi-Wan Kenobi mendarat di sana untuk mencari jawaban.
2,4 kali
lebih besar daripada Bumi, Kepler-22b mungkin adalah sebuah planet yang
tertutup samudera raya. Jika benar, kita bisa membayangkan planet
ini sebagai Kamino. Para ilmuwan juga telah membuat model simulasi dari sebuah
planet berair dalam kisaran ukuran Bumi. Mereka menemukan bahwa pada jarak yang
tepat dari bintang induk, suhu rata-rata di permukaan sekitar 15,5 derajat
Celsius yang berpotensi layak huni.
Kedalaman lautan
hanya sekitar 50 meter yang akan menyerap panas dan menjaga iklim tetap sejuk
seperti musim semi. Lautan dangkal seperti ini ideal bagi
platform laut Kamino yang memungkinkan penghuninya mendirikan kota di permukaan
laut.
![]() |
Endor adalah sebuah bulan hutan di film Star Wars. Dalam kehidupan nyata, para astronom terus mencari bulan yang mengorbit sebuah eksoplanet. Kredit: ESO/M. Kornmesser/Nick Risinger |
7. Endor
Endor,
sebuah dunia rimba bagi spesies Ewoks, mengorbit planet raksasa gas dan
diperkenalkan di “Return of the Jedi”. Deteksi eskobulan masih dalam
masa pertumbuhan bagi para ilmuwan di Bumi. Eksobulan atau satelit alami yang
mengorbit eksoplanet pernah diamati melalui teknik microlensing
gravitasi pada tahun 2014.
Akan tetapi,
penemuan ini tidak penah bisa dikonfirmasi ulang untuk selamanya, karena setiap fenomena microlensing hanya dapat dilihat sekali saja. Jika bisa
dikonfirmasi, eksobulan diduga mengorbit sebuah planet pengembara yang
berkeliaran di ruang angkasa karena tidak memiliki bintang untuk diorbit.
Perburuan
eksobulan melalui program Hunt for Exomoons Universitas Harvard telah
menggali data yang dikumpulkan Kepler untuk mengungkap eksistensi mereka. Upaya
ini bisa memberikan implikasi yang kuat dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.
Jika bisa membuktikan bahwa eksobulan layak huni, tentunya akan membuka jalan lain
untuk astrobiologi, mengingat jumlah bulan lebih banyak daripada planet.
8. Alderaan
Di “A New
Hope”, Puteri Leia terpaksa menyaksikan planet Alderaan hancur
berkeping-keping oleh kekaisaran Death Star. Seperti Alderan, sebuah eksoplanet
di dunia nyata juga ditemukan mengalami kehancuran ekstrem. Bintang induk tipe
katai putih tertangkap tangan tega ‘melahap’ sebuah planetnya sendiri oleh
Observatorium Sinar-X NASA pada tahun 2015.
Katai putih adalah sisa-sisa inti sebuah bintang seukuran Bumi, tetapi
dengan gaya gravitasi sekitar 10.000 kali lebih kuat daripada Matahari. Gaya pasang
surut gravitasi yang kuat ini mampu merobek sebuah planet yang berada terlalu
dekat.
Sebaliknya, menggunakan Teleskop Antariksa Spitzer NASA, observasi serupa terhadap sebuah
bintang belia yang hanya berusia 35 juta tahun, berada di lingkungan mirip katai putih yang dikelilingi puing-puing debu. Namun, katai putih adalah
bintang yang sudah sangat lanjut usia dan cenderung menghancurkan planetnya
sendiri, sedangkan bintang muda menyatukan puing-puing debu untuk membentuk
planet.
9. Jakku
George
Lucas sering memamerkan planet-planet gurun di film Star Wars besutannya.
Dan setidaknya ia berada di jalur yang benar, karena bahkan tata surya kita juga memiliki planet gurun. Meskipun Mars adalah sebuah planet gurun yang
gersang dan tidak layak huni, kemungkinan besar planet-planet gurun di tempat
lain berpotensi ramah terhadap kehidupan.
Dunia-dunia
gurun yang ditampilkan Star Wars dianggap menarik, karena planet seperti Jakku
di “The Force Awakens” diduga jumlahnya relatif banyak. Suhu mereka bisa panas seperti Tatooine dan Jakku,
atau dingin seperti Mars dan Jedha di “Rogue
One”.
Minimnya
kandungan air di planet gurun adalah salah satu faktor yang malah membuatnya
layak huni. Karena air dapat memperkuat perubahan iklim yang justru menyebabkan sebuah planet menjadi sangat panas seperti Venus, atau sangat
dingin seperti Europa, bulan Jupiter.
Ditulis
oleh: Pat Brennan, exoplanets.nasa.gov
Sumber:
Meet 8 'Star Wars' Planets in Our Own Galaxy dan Are Star Wars-like Planets Really Out There?
Komentar
Posting Komentar