![]() |
Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Bellini dkk. |
Terlihat agak menyerupai
gumpalan terang, gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi
antara NASA dan ESA ini menampilkan galaksi yang diberi kode NGC 1803. Terletak
sekitar 200 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi selatan Pictor, NGC 1803
ditemukan pada tahun 1834 oleh astronom John Herschel.
Herschel adalah nama
besar dalam astronomi, mengingat William Herschel (ayah), Caroline Herschel
(bibi) dan John Herschel sendiri telah memberikan kontribusi tak ternilai yang
diwariskan ke generasi saat ini. William telah menyusun
katalog yang memuat banyak objek langit secara sistematis, menamai banyak bulan di tata surya,
menemukan radiasi inframerah, termasuk berbagai prestasi lain yang telah ia
raih. Sedangkan Caroline telah menemukan beberapa komet dan nebula.
John Herschel juga mengembangkan
katalog yang disusun ayahnya menjadi General
Catalogue of Nebulae and Clusters of Stars. Katalog yang disusun oleh John
Herschel adalah cikal bakal sistem katalog yang terus digunakan hingga saat
ini, yaitu New General Catalogue of
Nebulae and Clusters of Stars yang disusun oleh John Louis Emil Dreyer,
disingkat NGC.
Jadi, keluarga Herschel turut
berkontribusi atas penyematan kode NGC benda-benda langit, termasuk NGC 1803
yang merupakan sepasang galaksi. Dreyer menggambarkannya sebagai objek yang “redup,
kecil, bulat” dan terletak di dekat bintang tenggara yang sangat terang.
Bintang itu ternyata adalah sebuah galaksi lentikular redup PGC 16720, yang
tidak terlihat di dalam gambar.
Ditulis oleh: Staf ESA
(Badan Antariksa Eropa), www.nasa.gov, editor: Rob Garner
Komentar
Posting Komentar