Langsung ke konten utama

Teleskop Menangkap Tesla Roadster di Luar Angkasa dari Jarak 2 Juta Mil

Seiring petualangan mobil merah kap terbuka (roadster) Tesla mengarungi ruang angkasa setelah diluncurkan oleh Elon Musk, saat ini semakin banyak orang yang melacak lokasinya dan menatap langit untuk secara sekilas melihat mobil tersebut.

Situs internet VirtualTelescope.eu berhasil menangkap gambar roadster pada hari Minggu tanggal 18 Februari 2018, dan mempublikasikannya di salah satu artikel situs. Citra Tesla Roadster yang menempuh perjalanan melalui Tata Surya diabadikan oleh Tenagra III, sebuah unit remote robotik di Arizona proyek kerja sama antara Italia dan Amerika Serikat di bidang antariksa.

Carilah garis merah samar di gambar eksposur berikut, menunjukkan Roadster saat melampaui jarak 2 juta mil dari Bumi.


“Tesla Roadster sekarang sangat redup dan ditandai dengan dua garis merah di dalam gambar. Teleskop melacak pergerakannya yang tampak jelas di antara bintang-bintang, Tesla Roadster terlihat layaknya jejak yang mungil,” jelas situs web VirtualTelescope.

“Pada waktu dicitrakan, mobil terletak sekitar 3,5 juta km dari Bumi, atau 9 kali jarak rata-rata Bumi-Bulan. Kami mengukur kecerahan mobil yang menghasilkan magnitudo 21,0, 40 juta kali lebih redup daripada bintang Polaris.”

Tesla Roadster diluncurkan menggunakan roket Falcon Heavy SpaceX pada tanggal 6 Februari dari Kennedy Space Center, dengan tiga roket pendorong Tesla Roadster melekat ke roket paling tangguh di seluruh dunia.

Musk juga menempatkan sebuah manekin yang disebut “Starman”. Perjalanan Roadster mengiringi ruang angkasa diiringi oleh lagu populer “Life on Mars” yang dinyanyikan oleh David Bowie.

Kalau masih penasaran dengan lokasi Tesla saat ini, kamu dapat mengakses situs Where is Starman? yang memanfaatkan data dari Laboratorium Propulsi Jet (JPL) NASA. Pada Selasa sore, mobil listrik milik Musk ini telah mencapai jarak sekitar 2,5 juta mil dari Bumi dan melaju dengan kecepatan hampir 7.600 mil per jam.

Studi terbaru yang digelar oleh para ilmuwan dari Universitas Cornell mencatat pertemuan jarak dekat pertama Roadster dengan Bumi akan terjadi pada tahun 2091, kemudian akan terjadi lagi setiap 30 tahun sekali atau lebih.

Ditulis oleh: Benjamin Raven, www.mlive.com



#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...