Langsung ke konten utama

Eksoplanet HD 40307g, Bumi-Super Dua Kali Volume dan 8 Kali Massa Bumi

Dua kali lebih besar daripada volume Bumi, HD 40307g menginjak garis antara “Bumi-super” dan “Neptunus-mini”. Para ilmuwan belum mengetahui apakah permukaan HD 40307g berbatu atau sebaliknya terkubur di bawah lapisan tebal gas dan es.

Satu hal yang pasti, dengan delapan kali massa Bumi, gaya gravitasinya tentunya jauh lebih kuat.

eksoplanet-hd-40307g-informasi-astronomi

HD 40307 adalah sebuah bintang katai ​​yang terletak 44 tahun cahaya dari Bumi dan diorbit oleh setidaknya enam planet, termasuk satu di antaranya yang mengorbit dari jarak ideal yang berpotensi menopang kehidupan.

Planet tersebut adalah HD 40307g tipe Bumi-super, planet keenam dari sistem HD 40307. Mengorbit dari jarak 90 juta kilometer, HD 40307g berada di zona layak huni, sebuah wilayah yang memungkinkan air cair di permukaan planet. Zona layak huni sistem HD 40307 mirip dengan jarak orbit Bumi dan Mars di tata surya kita.

eksoplanet-hd-40307g-informasi-astronomi

Satu tahun di sana setara dengan 197,8 hari di Bumi. Letak HD 40307g relatif cukup jauh dari bintang induk, sehingga cenderung berotasi dengan normal dan tidak mengalami penguncian pasang surut, yang mengakibatkan satu sisi planet selalu menghadap bintang induk secara permanen.

Berarti HD 40307g memiliki siklus siang dan malam seperti di Bumi, sekaligus meningkatkan peluang untuk menampung kehidupan. HD 40307g ditemukan oleh satu tim internasional dari berbagai negara, yang dipimpin oleh Mikko Tuomi dari Universitas Hertfordshire dan Guillem Anglada-Escude dari Universitas Goettingen.


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...