Langsung ke konten utama

NGC 7773, Galaksi Dewasa yang Tampil Memukau

astronomi-ngc-7773-galaksi-dewasa-yang-tampil-memukau-informasi-astronomi
Kredit gambar: ESA/Hubble & NASA, J. Walsh

Gambar istimewa ini diambil oleh Wide Field Camera 3 (WFC3), sebuah instrumen powerful yang dipasang di Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA pada tahun 2009. WFC3 turut berperan atas foto-foto ikonik menakjubkan yang diabadikan oleh Hubble.

Objek astronomi yang ditampilkan di sini adalah NGC 7773, sebuah sampel galaksi spiral berbatang menakjubkan. Struktur batang di pusat galaksi begitu terang dan menonjol, meluas hingga ke batas terdalam lengan-lengan spiral. Para astronom menduga batang galaksi terbentuk belakangan pada masa kehidupan sebuah galaksi spiral, karena material penghasil bintang menciptakan alur yang mengarah ke pusat galaksi.

Galaksi spiral berusia muda tidak memiliki batang bintang seperti galaksi spiral yang lebih tua, oleh karena itu batang galaksi adalah tanda kedewasaan sebuah galaksi spiral. Batang galaksi juga dianggap sebagai lokasi pembentukan bintang, karena bersinar terang oleh cahaya bintang-bintang muda.

Seperti NGC 7773, galaksi Bima Sakti kita juga adalah galaksi spiral berbatang. Dengan mempelajari spesimen galaksi seperti NGC 7773 di seluruh kosmos, para astronom berharap dapat mempelajari tentang proses yang telah membentuk (dan terus membentuk) rumah kosmik kita.

Ditulis oleh: Staf ESA (Badan Antariksa Eropa), www.nasa.gov, editor: Rob Garner


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...