Langsung ke konten utama

NGC 6052, Dua Galaksi yang Bergabung Membentuk Galaksi Tunggal

ngc-6052-dua-galaksi-yang-bergabung-membentuk-galaksi-tunggal-informasi-astronomi
Kredit gambar: ESA/Hubble & NASA, A. Adamo dkk.

Terletak di rasi Hercules sekitar 230 juta tahun cahaya dari Bumi, NGC 6052 adalah sepasang galaksi yang mengalami fenomena tabrakan dahsyat skala kosmik. Mereka pertama kali ditemukan oleh William Herschel pada tahun 1784 dan saat itu diklasifikasikan sebagai galaksi tunggal berbentuk tidak beraturan.

Namun Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi antara NASA dan ESA telah mengungkap identitas tulen NGC 6052. Jauh di masa lalu, kedua galaksi terlibat dalam tarik tambang gaya gravitasi, membawa mereka ke keadaan kacau balau seperti yang kita lihat hari ini.

Bintang-bintang dipaksa untuk mengikuti lintasan orbit baru karena interaksi kedua galaksi, meskipun tabrakan langsung antara bintang itu sendiri sangat langka, mengingat lingkungan di sekitar bintang adalah ruang hampa. Pada akhirnya kedua galaksi akan sepenuhnya bergabung untuk membentuk galaksi tunggal yang lebih besar dan stabil.

Galaksi Bima Sakti kita juga akan menjalani fenomena serupa dengan galaksi tetangga terdekat Andromeda, sekitar empat miliar tahun yang akan datang.

Gambar NGC 6052 ini diambil oleh Wide Field Camera 3 Hubble dan dirilis pada tahun 2015.

Ditulis oleh: ESA (Badan Antariksa Eropa), www.nasa.gov, editor: Rob Garner


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...