Langsung ke konten utama

NGC 6503, Galaksi yang Tersesat di Ruang Angkasa Hampa

galaksi-ngc-6503-di-local-void-informasi-astronomi
Kredit: NASA, ESA, D. Calzetti (Universitas Massachusetts), H. Ford (Universitas Johns Hopkins), dan the Hubble Heritage Team.

Sebagian besar galaksi biasanya berkumpul dalam sebuah grup atau gugus. Tetangga galaksi di sekitarnya tidak pernah terlalu jauh. Tetapi galaksi yang satu ini, NGC 6503, ditemukan menyendiri dan tampak kesepian karena berada di pinggiran ruang hampa yang disebut Local Void.

Local Void adalah ruang angkasa hampa seluas 150 juta tahun cahaya yang tampak kosong, tanpa ada galaksi, bintang, apalagi planet karena hanya diisi satu atom per meter kubik.

Galaksi NGC 6503 yang berada di Local Void ini kemudian dijuluki “Lost In Space Galaxy”.

NGC 6503 terletak sekitar 18 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi sirkumpolar utara Draco. NGC 6503 membentang sekitar 30.000 tahun cahaya atau sekitar sepertiga ukuran Bima Sakti.

Gambar yang diabadikan oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA ini menampilkan NGC 6503 dalam detail kaya warna yang mencolok. Bercak-bercak gas berwarna merah terang terlihat menyebar di lengan-lengan spiral, bercampur dengan daerah-daerah biru terang yang mengandung bintang-bintang baru. Jalur debu coklat gelap melintang di lengan dan pusat galaksi yang terang, memberikan tampilan yang berbintik-bintik.

Citra ini adalah komposit yang disusun dari data Advanced Camera for Surveys Hubble pada bulan April 2003 dan Wide Field Camera 3 Hubble pada bulan Agustus 2013.

Ditulis oleh: Staf www.nasa.gov, editor: Lynn Jenner


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...