Langsung ke konten utama

Rayakan Ultah ke-50, NASA Rilis Foto Pemandangan Situs Pendaratan Apollo

nasa-rilis-foto-pemandangan-situs-pendaratan-apollo-rayakan-ultah-ke-50-informasi-astronomi
Kredit: NASA

NASA telah “merakit” gambar-gambar dari lokasi pendaratan Apollo untuk memperingati 50 tahun capaian prestasi mendaratkan 12 orang astronot yang telah melangkahkan kaki di permukan Bulan.

Gambar-gambar terpisah yang diambil oleh para astronot Apollo dirakit oleh Warren Harold, seorang ahli pencitraan di Pusat Antariksa Johnson NASA, sedangkan akurasi perspektif unik gambar pemandangan situs pendaratan Apollo diverifikasi oleh astronot Apollo 17 Harrison “Jack” Schmitt, satu-satunya ahli geologi yang pernah berjalan di Bulan.

“Lembah Taurus-Littrow Bulan menyajikan pemandangan alam spektakuler di tata surya,” kata Schmitt mengomentari rangkaian gambar yang dirakit menjadi sebuah gambar panorama menakjubkan dari situs pendaratan Moon base Stasion 5.

“Dinding massif lembah Taurus-Littrow yang lebih tinggi dari Grand Canyon diterangi oleh cahaya Matahari, dengan ketinggian 4.800 kaki di utara dan 7.000 kaki di selatan,” tambah Schmitt. “Pada saat yang sama, puncak-puncak lembah diabadikan dengan langit hitam yang lebih gelap daripada langit malam di Bumi sebagai latar belakang. Sangat aneh dilihat bagi para penjelajah dari Bumi. Dan di atas dinding masif selatan lembah, kita selalu bisa melihat rumah, Bumi biru yang dihiasi awan putih yang terpisah hanya 250.000 mil.”


Ditulis oleh: Staf www.nasa.gov, editor: Mark Garcia


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...