Langsung ke konten utama

Neptunus, Fakta Ringan tentang Planet Berangin

neptunus-fakta-ringan-tentang-planet-berangin-informasi-astronomi
Sangat dingin di sini!

Neptunus adalah planet yang gelap, dingin dan sangat berangin. Sebagai planet terakhir di tata surya, Neptunus sekitar 30 kali lebih jauh daripada jarak Bumi-Matahari. Neptunus hampir mirip Uranus, terbuat dari sup tebal air, amonia dan metana di atas inti padat seukuran Bumi.

Komposisi lapisan atmosfernya terdiri dari hidrogen, helium dan metana. Metana memberikan Neptunus warna biru, sama seperti Uranus. Meskipun Uranus memiliki sistem enam cincin, mereka sangat sulit diamati.

Fakta singkat
  • Neptunus dikelilingi oleh enam cincin
  • Seperti Uranus, Neptunus adalah raksasa es. Tidak jauh berbeda dengan raksasa gas, Uranus terbuat dari sup tebal air, amonia dan metana di atas inti padat seukuran Bumi
  • Lapisan atmosfernya sangat tebal dan berangin
  • Satu hari hanya 16 jam
  • Neptunus harus menempuh jarak sangat jauh untuk mengorbit Matahari. Dibutuhkan waktu 165 tahun untuk menyelesaikan satu kali orbit
  • Ditemukan pada tahun 1846 oleh Urbain Le Verrier, John Couch Adams dan Johan Galle
  • Neptunus setidaknya memiliki 13 Bulan
  • Voyager 2 adalah satu-satunya pesawat antariksa yang pernah ke sana
Seperti apa Neptunus terlihat?

neptunus-fakta-ringan-tentang-planet-berangin-informasi-astronomi
Voyager 2 mengambil gambar Neptunus ini pada tahun 1989.

neptunus-fakta-ringan-tentang-planet-berangin-informasi-astronomi
Pergerakan garis-garis awan di atmosfer Neptunus.

neptunus-fakta-ringan-tentang-planet-berangin-informasi-astronomi
Neptunus adalah sebuah dunia yang sangat dingin dan berangin.

Untuk informasi lebih detail kunjungi: “Neptunus, Planet Berangin

Ditulis oleh: Staf spaceplace.nasa.gov


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...