Langsung ke konten utama

Messier 38, Gugus Bintang Laut

messier-38-informasi-astronomi
Messier 38.
Kredit gambar: Wikisky

Messier 38 adalah sebuah gugus bintang terbuka yang terletak 4.200 tahun cahaya dari Bumi di rasi utara Auriga. Dengan magnitudo semua 7,4, Messier 38 tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Selain dijuluki Gugus Bintang Laut, Messier 38 juga diberi kode NGC 1912 di New General Catalogue.

Gugus ini relatif mudah ditemukan karena terletak di dalam poligon yang disusun oleh bintang-bintang paling terang Auriga. Titik utara poligon ditandai oleh Capella, bintang paling terang ketiga di belahan bumi utara. Messier 38 berada kira-kira dua pertiga jarak dari Capella ke Alnath (El Nath), bintang paling terang kedua di rasi Taurus, sebelah selatan Capella.

Bila diamati menggunakan teropong 10x50, Messier 38 akan nampak cukup besar, sedangkan teleskop berdiameter 4 inci mumpuni untuk mengamati beberapa bintang secara mendetail, terutama yang terkonsentrasi di daerah pusat dan membentuk pola tidak beraturan mirip huruf Yunani Pi, panah tidak beraturan dan salib serong.

Pola huruf X Gugus Bintang Laut bahkan lebih mudah diamati menggunakan teleskop 8 inci, untuk mengungkap seluruh bintang yang sebagian besar berpasangan atau menyusun sistem biner (ganda).

Atau menggunakan objek Messier lain sebagai patokan, yaitu Messier 36 yang terletak tepat di sebelah barat titik tengah antara Mahasim dan Alnath. Mahasim adalah bintang kedua yang bergerak berlawanan arah jarum jam dari Capella di poligon Auriga. Messier 38 terletak 2,3 derajat di sebelah barat laut Messier 36. Messier 37, gugus bintang ketiga katalog Messier di Auriga, dapat ditemukan 4 derajat lebih jauh di sebelah tenggara Messier 36. Di antara trio objek Messier di Auriga, Messier 38 adalah yang paling redup.

Messier 38 paling ideal diamati menggunakan teleskop kecil atau menengah pada perbesaran rendah. Musim dingin adalah waktu terbaik untuk mengamatinya saat Auriga naik tinggi bagi para pengamat langit utara.

Menduduki area seluas 21 menit busur dan memiliki radius linier 25 tahun cahaya, Messier 38 diperkirakan baru berusia 220 juta tahun dan dihuni oleh lebih dari 100 bintang yang telah terkonfirmasi. Bintang yang paling terang adalah raksasa kuning klasifikasi G0 dengan magnitudo visualnya -1,5 dan magnitudo semu 7,9 yang membuatnya bersinar 900 kali lebih terang daripada Matahari.

Messier 38 diperkirakan berinteraksi secara gravitasi dengan gugus bintang terbuka NGC 1907 di dekatnya, yang dapat ditemukan sekitar 30 menit busur ke selatan.

messier-38-informasi-astronomi
Messier 36, Messier 37 dan Messier 38.
Kredit gambar: Wikisky

Messier 38 pertama kali ditemukan oleh astronom Italia Giovanni Battista Hodierna sebelum tahun 1654, bersamaan pada saat ia menemukan gugus bintang terbuka terdekat Messier 36 dan Messier 37. Sedangkan Guillaume Le Gentil menemukan Messier 36 dan Messier 38 secara independen pada tahun 1749.

Adapun Charles Messier memasukkan Messier 38 ke dalam katalog edisi pertama yang ia susun pada tanggal 25 September 1764, dan menulis:

“Pada malam 25-26 September 1764, saya telah menemukan gugus bintang kecil di Auriga, dekat bintang Sigma di rasi itu, sedikit jauh dari dua gugus sebelumnya: yang ini berbentuk persegi, & tidak mengandung nebulositas apa pun, jika seseorang memeriksanya dengan instrumen memadai: mungkin membentang 15 menit busur. Saya telah menentukan posisinya: asensio rekta 78d 10’ 12”, & deklinasi 36d 11’ 51” utara.”

lokasi-messier-38-informasi-astronomi
Lokasi Messier 38.
Kredit: IAU dan Sky & Telescope magazine (Roger Sinnott & Rick Fienberg)

Ditulis oleh: Staf www.messier-objects.com

#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...