Langsung ke konten utama

Caldwell 65, Galaksi Sculptor atau Koin Perak

katalog-caldwell-65-galaksi-sculptor-atau-koin-perak-informasi-astronomi
Kredit: NASA, ESA, J. Dalcanton dan B. Williams (Universitas Washington), T.A. Rector/Universitas Alaska Anchorage, T. Abbott dan NOAO/AURA/NSF

Caldwell 65 adalah sebuah galaksi spiral menakjubkan yang terletak sekitar 10 juta tahun cahaya dari Bumi. Dengan orientasi sudut pandang hampir edge-on (tampak samping), beberapa astronom memberinya nama galaksi Koin Perak atau Koin Dolar, karena memang terlihat seperti sebuah koin.

Namun, sebagian besar astronom menyebutnya galaksi Sculptor, menurut lokasi rasi bintang di mana galaksi itu berada. Sebagai salah satu galaksi terdekat di lingkungan kosmik lokal kita, Sculptor menjadi target favorit bagi para astronom profesional dan amatir.

Awan debu gelap dan bintang-bintang masif yang tersebar mengaburkan banyak struktur detail galaksi, itulah sebabnya Teleskop Antariksa Hubble NASA membidiknya dalam cahaya kasat mata dan inframerah menggunakan Advanced Camera for Surveys (ACS). Observasi inframerah memungkinkan para astronom untuk mengintip melalui selubung debu dan mengungkap detail struktur galaksi yang tersembunyi dalam panjang gelombang cahaya kasat mata.

Berkat observasi Hubble, para ilmuwan menemukan fakta laju pembentukan bintang yang gila-gilaan, sehingga Scluptor diklasifikasikan sebagai galaksi starburst. Citra Hubble hanya memperlihatkan sekitar setengah wujud galaksi. Hubble mempelajari Sculptor sebagai bagian dari survei terperinci yang disebut program ACS Nearby Galaxy Survey Treasury (ANGST), yang mampu menyelesaikan sekitar 14 juta bintang di 69 galaksi. Survei ANGST mengeksplorasi galaksi di wilayah Local Volume, dengan rentang jarak mulai 6,5 juta hingga 13 juta tahun cahaya dari Bumi. Observasi Hubble juga memberikan wawasan tentang massa, struktur, lingkungan, dan sejarah pembentukan bintang dari galaksi-galaksi ini.

Juga diberi kode NGC 253 di New General Catalogue, Sculptor ditemukan pada tahun 1783 oleh astronom Inggris Caroline Herschel ketika sedang berburu komet. Dengan magnitudo 7,6, galaksi raksasa ini mudah diamati meskipun menggunakan teleskop kecil. Caldwell 65 paling ideal diamati selama musim semi dari belahan bumi selatan atau saat musim gugur dari belahan bumi utara.

katalog-caldwell-65-galaksi-sculptor-atau-koin-perak-informasi-astronomi
Diambil dengan Wide Field dan Planetary Camera 2 pada tahun 1998, Hubble menyorot bintang dan debu di dekat pusat galaksi Sculptor.
Kredit: NASA, ESA dan Hubble Heritage Team (STScI/AURA); A. Watson (Instituto de Astronomía, Universidad Nacional Autónoma de México)

katalog-caldwell-65-galaksi-sculptor-atau-koin-perak-informasi-astronomi
Bagan bintang Caldwell 65 ini mewakili pemandangan dari garis lintang utara-tengah untuk bulan dan waktu tertentu.
Kredit: Image courtesy of Stellarium
  
Ditulis oleh: Staf www.nasa.gov, editor: Edward Henderson

Sumber: Caldwell 65

#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...