Langsung ke konten utama

NGC 891, Galaksi Menawan dari Orientasi Sudut Pandang Edge-On

ngc-891-galaksi-menawan-dari-orientasi-sudut-pandang-edge-on-informasi-astronomi
Kredit: ESA/Hubble & NASA; Nick Rose

NGC 891 terletak sekitar 30 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi Andromeda. Setelah memperoleh upgrade instrumen canggih Advanced Camera for Surveys, Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA segera  membidik galaksi spiral NGC 891. Fokus hanya ke bagian utara galaksi, tonjolan di pusat galaksi berada di luar gambar, tepatnya di luar dari sudut kiri bawah.

Membentang sekitar 100.000 tahun cahaya, orientasi sudut pandang edge-on (tampak samping) NGC 891 mengungkap bidang debu dan gas antarbintang yang tebal. Meskipun pada awalnya dianggap mirip galaksi Bima Sakti jika dilihat dari samping, survei yang lebih rinci mengungkap filamen-filamen debu dan gas yang keluar dari dalam galaksi ke lingkaran halo yang mengelilingi galaksi. Filamen-filamen debu dan gas dapat jelas diamati dengan latar belakang lingkaran halo terang yang membentang hingga ratusan tahun cahaya.

Para astronom meyakini filamen gas dan debu adalah hasil dari pelepasan material karena supernova atau aktivitas intens pembentukan bintang. Bersinar terang saat dilahirkan atau meledak saat mati, bintang gemar menghembuskan angin kencang yang meniup debu dan gas sejauh ratusan tahun cahaya di ruang angkasa.

Beberapa bintang Bima Sakti di latar depan gambar terlihat berkilau terang, sementara galaksi-galaksi latar belakang dapat dilihat di sudut kanan bawah gambar.

NGC 891 adalah salah satu anggota kelompok kecil galaksi yang terikat oleh gaya gravitasi.

Versi gambar ini diikutkan ke Hubble’s Hidden Treasures Image Processing Competition oleh kontestan Nick Rose. Hidden Treasures adalah sebuah inisiatif yang mengajak para penggemar astronomi untuk mencari gambar-gambar menakjubkan dari arsip data Hubble yang belum pernah dilihat oleh publik.

Ditulis oleh: Staf www.spacetelescope.org


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...