Langsung ke konten utama

Bagaimana Cara Para Ilmuwan Memprediksi Iklim Masa Depan?

Untuk memprediksi iklim yang akan terjadi pada masa depan, para ilmuwan menggunakan program komputer yang disebut pemodelan iklim untuk memahami bagaimana planet kita berubah. Pemodelan iklim layaknya laboratorium penelitian di komputer, yang memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi iklim di suatu wilayah.
 
Apa Itu Iklim?

bagaimana-cara-para-ilmuwan-memprediksi-iklim-masa-depan-informasi-astronomi
Pegunungan Brooks Range Alaska yang diamati sebagai bagian dari Operation IceBridge NASA.
Kredit: NASA/Michael Studinger
 
Cuaca adalah fenomena alam spesifik, seperti hujan deras atau hari yang panas, yang terjadi dalam waktu singkat. Ramalan cuaca hanya memperkirakan cuaca dalam waktu beberapa jam atau hari.
 
Sedangkan iklim adalah kondisi rata-rata cuaca di suatu wilayah dalam periode waktu yang lama, sekitar 30 tahun atau lebih. Lantas, bagaimana cara para ilmuwan memprediksi seperti apa iklim masa depan di Bumi? Para ilmuwan menggunakan program komputer yang disebut pemodelan iklim untuk memahami bagaimana planet kita berubah.
 
Apa Itu Pemodelan Iklim?
 
Pemodelan iklim adalah simulasi, sebuah cara untuk memahami sesuatu yang mungkin sulit dialami di kehidupan nyata. Misalnya, tidak semua orang diperbolehkan mengendarai mobil balap, namun simulasi (seperti video game), dapat membantu kita untuk merasakan seperti apa rasanya melaju kencang di lintasan balap.
 
Pemodelan iklim adalah simulasi dari semua faktor yang dapat mempengaruhi iklim Bumi. Beberapa faktor di antaranya bersifat statis, seperti jarak suatu wilayah dari pantai, ketinggian dan garis lintang. Sementara beberapa faktor lainnya bersifat dinamis, seperti musim, letusan gunung berapi, polusi udara, atau pergeseran benua yang berlangsung selama jutaan tahun.
 
Di dunia nyata, semua faktor yang saling terkait ini dimasukkan ke dalam pemodelan iklim.

Video yang diolah dari data model iklim untuk memprediksi perubahan suhu global sepanjang abad ini.
Kredit: NASA Scientific Visualization Studio.
 
Bagaimana Cara Kerja Pemodelan Iklim?
 
Pemodelan iklim layaknya laboratorium penelitian di komputer, yang memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi iklim di suatu wilayah.
 
Misalnya, jika ingin mengetahui apa yang akan terjadi saat suhu lautan tiba-tiba berubah, para ilmuwan tidak memiliki objek yang dapat digunakan untuk eksperimen. Jadi, pemodelan iklim memungkinkan para ilmuwan untuk menguji gagasan terkait perubahan suhu di lautan.

bagaimana-cara-para-ilmuwan-memprediksi-iklim-masa-depan-informasi-astronomi
 
Dalam simulasi, para ilmuwan dapat mengubah suhu lautan dan memperkirakan perubahan yang akan terjadi karena pemanasan air laut. Pemodelan iklim bisa memperkirakan bahwa peningkatan suhu di lautan mungkin berpotensi memicu perubahan signifikan terhadap iklim global, termasuk bagaimana perubahan kecil menimbulkan efek jangka panjang terhadap iklim global. Pemodelan iklim juga bisa membantu para ilmuwan untuk memahami bagaimana perubahan suhu lautan mempengaruhi iklim global 10, 100 atau 1.000 tahun yang akan datang.
 
Bagaimana Cara Para Ilmuwan Menentukan Tingkat Akurasi Pemodelan Iklim?
 
bagaimana-cara-para-ilmuwan-memprediksi-iklim-masa-depan-informasi-astronomi

Jajaran satelit besutan NASA yang selalu memantau Bumi dari orbit, mengumpulkan banyak informasi tentang planet kita beserta lapisan atmosfernya. Para ilmuwan juga mengumpulkan informasi tentang iklim masa lalu Bumi dari pohon yang sudah sangat tua dan es yang dibor dari dalam gletser. Melalui semua informasi ini, para ilmuwan dapat memahami tentang perubahan yang terjadi di planet kita atau perubahan di lapisan atmosfer yang telah mempengaruhi iklim dari waktu ke waktu.
 
Misalnya, para ilmuwan telah mengetahui bahwa suhu laut juga pernah menghangat pada masa lalu, termasuk perubahan yang disebabkan terhadap iklim global. Para ilmuwan dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk mempelajari tingkat akurasi prediksi pemodelan iklim tentang perubahan serupa pada masa yang akan datang.
 
Artikel terkait: Bagaimana Cara Para Ilmuwan Mengetahui Fenomena Perubahan Iklim?
 
Ditulis oleh: Staf climatekids.nasa.gov
 
Sumber: How Do We Predict Future Climate?
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...