Langsung ke konten utama

NGC 2770, Galaksi Induk dari Empat Supernova Teramati

ngc-2770-galaksi-induk-dari-empat-supernova-teramati-informasi-astronomi
Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Filippenko
 
Gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi NASA dan ESA ini, menampilkan pemandangan close-up dari sebuah galaksi yang diberi kode NGC 2770. Para astronom menganggap NGC 2770 sebagai sebuah galaksi yang menarik secara sains, karena dari waktu ke waktu telah menggelar empat pertunjukan langit supernova yang berhasil diamati (tidak terlihat di sini).
 
Ledakan dahsyat supernova dapat dihasilkan dalam beberapa cara, meskipun selalu melibatkan sebuah bintang yang sedang sekarat. Menjelang kematiannya, bintang mulai tidak seimbang, kehilangan kendali dan meledak dengan hebat, lalu berpijar hingga mengimbangi skala kecerahan seluruh galaksi induk, sebelum perlahan memudar.
 
Salah satu dari empat supernova yang diamati di NGC 2770, yaitu SN 2015bh, dianggap sangat menarik. Identitas supernova tipe khusus ini semula dipertanyakan. Ketika pertama kali ditemukan pada tahun 2015, para astronom mengklasifikasikan SN 2015bh sebagai objek peniru supernova.
 
Mereka meyakini SN 2015bh bukan dipicu oleh ledakan bintang, melainkan sekadar fenomena ledakan yang tidak dapat diprediksi dari sebuah bintang masif pada fase terakhir kehidupannya. Untungnya, para astronom akhirnya dapat mengungkap kebenarannya, sehingga ledakan spektakuler tersebut diklasifikasikan sebagai supernova Tipe II, yang terjadi akibat kematian dari sebuah bintang dengan massa antara 8-50 kali massa Matahari.
 
Ditulis oleh: Staf Badan Antariksa Eropa, www.nasa.gov, editor: Rob Garner
 
Sumber: Hubble Snaps Galaxy With Intriguing Supernova Past
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...