Langsung ke konten utama

Video: Cincin Einstein Ditemukan oleh Hubble

Kredit video: Pusat Penerbangan Antariksa Angkasa Goddard NASA
 
Narasi: Gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA ini menunjukkan sebuah galaksi jauh yang terletak di rasi Fornax. Inilah salah satu fenomena cincin Einstein terbesar dan terlengkap yang pernah ditemukan.
 
Bentuk objek langit yang istimewa itu dihasilkan oleh efek pelensaan gravitasi. Dalam teori relativitas umumnya, Albert Einstein pertama kali mencetuskan teori bahwa medan gravitasi masif dapat bertindak layaknya sebuah lensa.
 
Materi yang begitu masif, seperti gugus galaksi, dapat menciptakan medan gravitasi yang mendistorsi dan memperbesar cahaya dari galaksi-galaksi jauh yang berada di belakangnya dalam satu garis pandang.
 
Efek yang dihasilkan adalah seperti saat kita melihat melalui kaca pembesar raksasa. Dalam hal ini, cahaya yang kita lihat dari galaksi latar belakang terdistorsi menjadi kurva karena medan gravitasi gugus galaksi yang berada di depannya.
 
Posisi yang nyaris sejajar antara galaksi latar belakang dengan galaksi elips di pusat gugus sebagaimana terlihat di tengah gambar, telah membengkokkan dan memperbesar gambar galaksi latar belakang di sekeliling gugus menjadi struktur cincin yang hampir sempurna.
 
Untuk memperoleh citra mendetail dari galaksi jauh tersebut, Hubble setidaknya membutuhkan cermin utama setinggi 2,4 meter berdiameter 47 meter. Objek semacam itu memungkinkan kita untuk meneliti galaksi-galaksi yang seharusnya terlalu redup dan jauh untuk diamati secara mendetail, dan tentunya akan membantu kita untuk lebih banyak mempelajari alam semesta yang menakjubkan!
 
Sumber: Einstein Ring Spotted by Hubble
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...