Langsung ke konten utama

Video: Apakah Ada Pelangi di Mars?

Produser: Jessica Wilde & Scott Bednar
Editor: Matthew Schara
 
Apakah ada pelangi di Mars? Sayangnya, tidak. Tetapi ada banyak kondisi di Bumi yang juga berlangsung di Mars! Ilmuwan NASA Mark Lemmon akan menjelaskan mengapa Planet Merah adalah sebuah dunia tanpa pelangi.
 
Narasi:
 
Atmosfer tipis Mars juga memiliki awan, lantas mengapa tidak ada pelangi di sana?
 
Bahkan kamu mungkin pernah melihat gambar sebuah busur berwarna indah di langit Mars yang diambil oleh rover Perseverance. Sayangnya itu bukan pelangi, melainkan pijar lensa atau cahaya yang tercecer dalam sistem lensa optik. Bahkan pijar lensa juga dapat muncul pada gambar yang diambil Perseverance di laboratorium yang terang benderang.
 
Faktanya, pelangi membutuhkan lebih dari sekadar air, substansi utama penyusunnya. Di dalam pelangi, cahaya matahari memasuki tetesan bulat air, kemudian memantul dari belakang dan kembali ke arah kita. Tidak seperti es, tetesan bulat air cair diciptakan oleh tensi permukaan air, molekul-molekul di tetesan air saling menarik sehingga membentuk struktur bulat.
 
Salju tidak bisa menghasilkan pelangi karena bentuknya lebih rumit. Suhu awan di Mars berada jauh di bawah titik beku. Jadi tidak ada tetesan cair untuk menghasilkan pelangi, atau dengan kata lain jumlah air yang dibutuhkan tidak cukup.
 
Ukuran tetesan itu 20 kali lebih kecil dari rambut manusia, atau 10 kali lebih kecil dari tetesan awan di Bumi, dan jauh lebih kecil dari air hujan. Dibutuhkan setidaknya lebih dari 10 kali lebih besar untuk tetesan cair dengan jumlah air yang 1.000 kali lebih banyak, agar Mars dapat memiliki pelangi.
 
Tetapi jangan terlalu kecewa, meskipun tidak ada pelangi di Mars, masih ada banyak fenomena cuaca di sana yang mirip dengan Bumi. Saat musimnya tepat, Mars dapat memiliki awan, baik es air seperti yang ada di Bumi, maupun awan es kering karbon dioksida. Demikian pula dengan badai debu dan angin yang meniup awan dan debu di sekitarnya. Jadi, cuaca masih menjadi bagian besar dari apa yang dilihat oleh rover di Mars.
 
Maaf jika mengecewakanmu. Meskipun memiliki cuaca seperti di Bumi, namun tidak ada pelangi di Mars.
 
Sumber: Are There Rainbows on Mars? We Askeda NASA Expert
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...