Langsung ke konten utama

Video: Apakah Alien Benar-Benar Ada?

Produser: Scott Bednar
Produser/Editor: Jessica Wilde
 
Apakah alien benar-benar ada? Kita tidak pernah menemukan kehidupan di luar Bumi, namun itu bukan berarti tidak ada. Di NASA, para astrobiologis seperti Dr. Lindsay Hays, mencoba untuk menjawab salah satu pertanyaan paling fundamental umat manusia: Apakah ada kehidupan di luar Bumi?
 
Narasi:
 
Pertanyaan sangat menarik yang telah kami coba untuk pahami, jelajahi dan menemukan jawabannya dalam waktu yang sangat lama. Kita belum pernah menemukan kehidupan di planet lain. Kita belum pernah menemukan bukti kehidupan di luar Bumi yang didukung secara sains.
 
Tetapi jika kita memikirkan kehidupan di planet ini, di luar makhluk hidup berukuran besar seperti gajah, ikan paus atau pohon redwood, kemudian fokus pada makhluk hidup terkecil, hampir di semua tempat di Bumi kita dapat menemukan kehidupan mikroba.
 
Definisi kita tentang habitabilitas juga terus berkembang, dan kita baru memulai pencarian di luar Bumi. NASA telah mengirim lima rover dan empat pendarat ke permukaan Mars. Selain itu, pengorbit juga telah dilengkapi dengan beberapa kamera tajam beresolusi tinggi untuk mengambil gambar seluruh permukaan Planet Merah.
 
Dan hanya sebagian kecil dari wilayah Mars yang telah kita jelajahi. Sementara Mars hanyalah salah satu objek yang menjanjikan untuk mencari kehidupan di Tata Surya kita sendiri. Karena ada bulan-bulan es di wilayah terluar Tata Surya, seperti Enceladus dan Europa, yang tampaknya menyembunyikan lautan bawah tanah yang layak huni.
 
Dan semua itu hanya di Tata Surya kita. Semakin banyak eksoplanet yang kita temukan mengorbit bintang lain, semakin banyak kita belajar tentang variasi lingkungan yang berpotensi menopang kehidupan.
 
Jadi kita belum bisa mengatakan dengan pasti apakah alien itu ada atau tidak.
 
Tetapi jika kita mengutip kata-kata bijak dari Carl Sagan: “Alam semesta adalah tempat yang sangat besar. Kalau hanya menampung kita sebagai makhluk hidup, sepertinya itu adalah pemborosan ruang yang begitu mengerikan.
 
Jadi kita akan terus mencari!
 
Sumber: Do Aliens Exist? We Asked a NASA Scientist
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...