Langsung ke konten utama

Video: Dunia-Dunia Lautan Tata Surya Selain Bumi

Planet kita adalah sebuah dunia yang indah karena penuh dengan air dan kehidupan. Tapi, tahukah kamu Bumi bukanlah satu-satunya dunia di tata surya yang menampung lautan?
 
Simak video berikut untuk mengetahui dunia-dunia lautan di tata surya selain Bumi!

 
Narasi:
 
Berikut Beberapa Fakta tentang Dunia-Dunia Lautan yang Harus Kamu Ketahui!
 
Bumi bukanlah satu-satunya dunia di tata surya yang menampung lautan. Dunia-dunia lautan hadir dalam berbagai bentuk, seperti di planet utama, planet katai dan bahkan bulan.
 
Yuk, kita selami dan pelajari lebih dalam!
 
Europa, bulan Jupiter, menampung lautan global di bawah kerak-kerak permukaan es.
 
Enceladus, bulan Saturnus, menampung lautan global tersembunyi dengan geiser yang memuntahkan isi lautan hingga ratusan kilometer ke luar angkasa.
 
Planet katai Ceres, diyakini terdiri dari sekitar 25% air, beberapa di antaranya mungkin adalah cairan.
 
Ganymede, bulan Jupiter, diduga memiliki beberapa lapisan es dan air yang terjepit di antara kerak dan inti bulan.
 
Planet katai Pluto, barangkali merupakan rumah bagi lautan bawah tanah yang mengalir jauh di bawah permukaan beku.
 
Titan, bulan Saturnus, adalah rumah bagi danau metana aneh yang tersebar di eksterior bulan. Tapi di bawah permukaan, bulan raksasa itu mengandung lautan air cair asin seperti Laut Mati di Bumi.
 
Triton, bulan jauh Neptunus, diperkirakan menyembunyikan lautan jauh di bawah medan yang mirip buah blewah.
 
Lantas, mengapa dunia-dunia lautan ini dianggap begitu mempesona? Mereka menawarkan petunjuk dalam upaya pencarian kita untuk menemukan kehidupan di luar planet kita. Karena di mana ada air, di situ ada potensi kehidupan.
 
Dan itulah beberapa fakta tentang dunia-dunia lautan yang harus kamu ketahui!
 
Sumber: What You Need to Know About OceanWorlds
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...