Langsung ke konten utama

Video: Enceladus, Bulan Es Saturnus Diduga Ramah terhadap Kehidupan

Enceladus adalah bulan es yang mengorbit planet Saturnus dan diketahui memiliki banyak kejutan di bawah permukaan esnya: reservoir air cair, senyawa kimia organik, dan ventilasi hidrotermal.
 
Video berikut mengurai tentang Enceladus, sebuah dunia lautan yang diduga menampung kondisi ramah bagi kehidupan.

 
Narasi:
 
Beberapa Fakta tentang Enceladus yang Harus Kamu Ketahui!
 
Sebagai satu dari sejumlah bulan yang mengorbit Saturnus, Enceladus adalah objek es berukuran kecil dengan permukaan berwarna paling putih dan paling reflektif di tata surya.
 
Jika menyelam lebih dalam, kita akan menemukan fakta bahwa Enceladus adalah sebuah dunia lautan. Jauh di bawah permukaannya yang beku, bersembunyi lautan air asin cair yang sangat masif.
 
Tetapi air tidak selamanya tinggal diam di bawah lapisan es, karena geiser yang masif memuntahkan uap air dan partikel es hingga ratusan kilometer ke luar angkasa. Beberapa partikel jatuh kembali ke bulan, dan memberikan Enceladus permukaan yang putih cerah, sementara yang lain meloloskan diri untuk membentuk salah satu cincin planet ikonik Saturnus.
 
Selama misi penjelajahan ke sistem Saturnus, pesawat antariksa Cassini NASA terbang dan mengambil sampel es yang disemburkan dari lautan di bawah permukaan. Geiser yang terus memancar ini terdiri dari bahan-bahan yang mengejutkan: seperti gas-gas volatil, uap air, karbon dioksida dan senyawa organik (unsur kimiawi yang dibutuhkan oleh kehidupan).
 
Cassini juga mendeteksi material yang mengindikasikan aktivitas hidrotermal di lautan dalam, yang sebelumnya hanya diketahui terjadi di Bumi. Penemuan sains mengagumkan di Enceladus, mengerucut ke sebuah dunia lautan yang mungkin menampung kehidupan.
 
Dan itulah beberapa fakta tentang Enceladus yang harus kamu ketahui.
 
Sumber: What You Need to Know About Enceladus
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...