Langsung ke konten utama

Video: Earendel Memecahkan Rekor Bintang Terjauh yang Pernah Diamati

Kredit Video: Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA
Produser Utama: Paul Morris
Kredit Musik: Heal You by Freedom Trail Studio dari Koleksi Audio Youtube
 
Teleskop Antariksa Hubble NASA telah memecahkan rekor pengamatan bintang terjauh di alam semesta, yang telah eksis dalam miliaran tahun pertama setelah Big Bang yang melahirkan alam semesta.
 
Bintang terjauh yang diberi nama Earendel itu terletak 12,9 miliar tahun cahaya dari Bumi. Adapun rekor pengamatan bintang terjauh sebelumnya dipegang oleh Icarus yang terletak 9 miliar tahun cahaya dari Bumi.
 
Biasanya pada jarak sejauh itu, seluruh galaksi hanya terlihat sebagai bercak kecil redup dengan cahaya dari jutaan bintang yang tergabung menjadi satu. Tetapi galaksi induk yang menampung bintang Earendel terdistorsi oleh efek pelensaan gravitasi dan terlihat lebih jelas dalam wujud busur panjang yang disebut Sunrise Arc oleh para astronom.
 
Pelensaan gravitasi terjadi ketika benda langit yang sangat masif, seperti gugus galaksi, melengkungkan jalinan ruang dan menciptakan kaca pembesar alami yang mendistorsi dan memperkuat cahaya yang berasal dari objek jauh yang berada di belakangnya.
 
Kombinasi massa dari satu grup galaksi di latar depan, menciptakan lensa yang memungkinkan para astronom untuk mengamati bintang terjauh di alam semesta ini. Setelah mempelajari galaksi secara rinci, para astronom menentukan bahwa salah satu fitur yang diperkuat oleh pelensaan gravitasi adalah sebuah bintang yang mereka sebut Earendel, yang berarti bintang pagi dalam bahasa Inggris Kuno.
 
Tim astronom menduga Earendel setidaknya memiliki 50 kali massa Matahari dan bersinar jutaan kali lebih terang daripada Matahari kita. Earendel telah eksis begitu lama di sebagian besar sejarah alam semesta, sehingga kemungkinan tidak mengandung material yang serupa dengan bintang-bintang di sekitar kita hari ini.
 
Studi terhadap Earendel akan menjadi sebuah jendela ke era alam semesta yang tidak kita kenal, dan akan mengarahkan para astronom ke segala sesuatu yang kita ketahui saat ini.
 
Sumber: Record Broken: Hubble SpotsFarthest Star Ever Seen
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...