Langsung ke konten utama

Video: Apakah Mars Adalah Planet Merah yang Panas?

Seperti apa rasanya berdiri di permukaan Mars? Sangat panas atau justru sangat dingin? Temukan jawabannya di video singkat yang diproduksi oleh Laboratorium Propulsi Jet NASA berikut!

 
Narasi:
 
Apakah Mars Adalah Planet Merah yang Panas?
 
Meskipun dikenal sebagai Planet Merah, jangan sampai kamu tertipu dengan penampilan warnanya itu, karena Mars sebenarnya adalah sebuah planet yang cukup dingin.
 
Planet keempat tata surya itu mengorbit sekitar 80 juta kilometer lebih jauh daripada orbit Bumi mengitari Matahari. Dengan jarak yang lebih jauh, Mars hanya memperoleh lebih sedikit cahaya dan panas dari Matahari yang menjaganya agar tetap hangat.
 
Selain itu, Mars juga cenderung kesulitan untuk mempertahankan panas yang diperoleh dari Matahari. Di Bumi, sebagian besar panas dari Matahari terperangkap di atmosfer, yang seolah berperan layaknya selimut untuk menjaga planet kita tetap hangat.
 
Atmosfer Mars sekitar 100 kali lebih tipis dari Bumi, sehingga panas dari Matahari lebih mudah untuk melepaskan diri. Begitu mudahnya panas melepaskan diri dari atmosfer, bahkan jika kamu berada di khatulistiwa Mars saat siang hari, maka kamu akan merasakan musim panas di kakimu dan musim dingin di kepalamu.
 
Malam hari bahkan lebih buruk. Saat Matahari terbenam, suhu bisa turun hingga minus ratusan derajat! Kamu juga harus lebih waspada terhadap malam musim dingin, karena suhu di sana bisa turun lebih rendah lagi!
 
Jadi, jika kamu memiliki rencana untuk berkunjung ke Mars, jangan lupa untuk membawa pakaian luar angkasa agar kamu tetap hangat, karena Mars adalah planet yang cukup dingin.
 
Sumber: Mars in a Minute: Is Mars Red Hot?
 
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...