Langsung ke konten utama

Bintang Gagal Cenderung Berperilaku Mirip Planet Raksasa

Bentuknya sama dengan bintang, namun memiliki jenis cuaca liar yang biasanya terlihat di Jupiter atau Neptunus.

bintang-katai-coklat-berperilaku-mirip-planet-raksasa-astronomi
Ilustrasi formasi awan bintang katai coklat.
NASA/JPL-Caltech

Bintang gagal dapat memiliki pola cuaca yang lebih bergejolak daripada planet raksasa gas, dan para ilmuwan dari Laboratorium Propulsi Jet (JPL) NASA berhasil mengintip bagaimana dan mengapa hal itu bisa terjadi.

Katai coklat adalah benda langit yang terbentuk sebagaimana kebanyakan bintang dan memperoleh cukup banyak massa, namun gagal untuk memulai proses fusi nuklir yang mengubah hidrogen menjadi helium, oleh karena itulah dijuluki sebagai bintang gagal. Beberapa bintang katai coklat bisa sangat panas, sementara yang lain sangat dingin. Para ilmuwan telah mempelajari pola cuaca di objek cukup masif ini (hingga 70 kali massa Jupiter) dan menemukan pola awan aneh menonjol yang menghilang hanya dalam hitungan hari.

Para ilmuwan menyimpulkan gelombang gravitasi di atmosfer mendorong material melalui pita-pita awan. Bintang gagal layaknya kuali panas yang mendidih berbual-bual, jadi perilaku ini lebih mirip dengan perilaku yang terlihat di Jupiter atau Saturnus.

Hasil studi akan lebih mempersulit pengidentifikasian katai coklat. Bentuknya seperti bintang dengan lapisan-lapisan gas yang secara bertahap terkompres ke dalam, sedangkan planet mengawali dengan inti berbatu, baru kemudian mengumpulkan massa. Karena juga memiliki badai dan pita awan, perilaku katai coklat lebih menyerupai planet raksasa daripada bintang sejati.

Jadi, misteri tentang pergerakan badai sudah dapat dipecahkan. Tapi, bintang katai coklat masih menyimpan banyak persediaan misteri untuk kita ungkap.

Ditulis oleh: John Wenz, www.astronomy.com


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sudut Matahari dari atas kota Al

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia

Berapa Lama Satu Tahun di Planet-Planet Lain?

Jawaban Singkat Berikut daftar berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh setiap planet di tata surya kita untuk menyelesaikan satu kali orbit mengitari Matahari (dalam satuan hari di Bumi): Merkurius: 88 hari Venus: 225 hari Bumi: 365 hari Mars: 687 hari Jupiter: 4.333 hari Saturnus: 10.759 hari Uranus: 30.687 hari Neptunus: 60.190 hari   Satu tahun di Bumi berlalu sekitar 365 hari 6 jam, durasi waktu yang dibutuhkan oleh Bumi untuk menyelesaikan satu kali orbit mengitari Matahari. Pelajari lebih lanjut tentang hal itu di artikel: Apa Itu Tahun Kabisat? Satu tahun diukur dari seberapa lama waktu yang dibutuhkan oleh sebuah planet untuk mengorbit bintang induk. Kredit: NASA/Terry Virts Semua planet di tata surya kita juga mengorbit Matahari. Durasi waktu satu tahun sangat tergantung dengan tempat mereka mengorbit. Planet yang mengorbit Matahari dari jarak yang lebih dekat daripada Bumi, lama satu tahunnya lebih pendek daripada Bumi. Sebaliknya planet yang