Langsung ke konten utama

Messier 11, Gugus Bebek Liar

gugus-bebek-liar-galaksi-messier-11-informasi-astronomi
Kredit gambar: ESA/Hubble & NASA, P. Dobbie dkk.

Gambar bertabur bintang ini adalah bagian dari Messier 11 (NGC 6705), sebuah gugus bintang terbuka di rasi selatan Scutum (Perisai). Nama alias Messier 11 adalah Gugus Bebek Liar, karena bintang-bintang terang di dalam gugus membentuk huruf “V”, yang terlihat menyerupai formasi kawanan bebek saat terbang di udara.

Messier 11 dikenal sebagai salah satu gugus bintang terbuka paling rapat dengan populasi bintang yang cukup melimpah. Setelah mempelajari bintang deret utama terpanas dan paling terang di dalam gugus, para astronom menyimpulkan Gugus Bebek Liar terbentuk kira-kira 220 juta tahun yang lalu. Jumlah bintang gugus bintang terbuka kalah jauh dibandingkan gugus bintang globular, termasuk jumlah bintang-bintang belia. Tak terkecuali Messier 11, yang dihuni oleh banyak bintang biru di wilayah pusat, yaitu populasi bintang terpanas dan paling muda daripada ribuan bintang penghuni gugus lainnya.

Rentang hidup gugus bintang terbuka juga relatif lebih pendek dibandingkan gugus bintang globular. Bintang-bintang di dalam gugus terbuka lebih tersebar, oleh karena itu satu sama lain tidak terikat terlalu kuat secara gravitasi, menyebabkan mereka lebih rentan terpengaruh gaya gravitasi lain yang lebih kuat di luar gugus. Ikatan Messier 11 mungkin akan pecah sekitar beberapa juta tahun lagi, karena bintang-bintang penyusunnya akan ditarik keluar dari gugus oleh objek kosmik lain di sekitarnya.

Messier 11 adalah salah satu objek Katalog Messier yang dipelajari oleh Teleskop Antariksa Hubble NASA, mencakup beberapa objek paling menarik yang dapat diamati dari belahan bumi utara.

Bagan bintang Messier 11 ini mewakili pemandangan dari garis lintang utara tengah untuk bulan dan waktu tertentu.
Kredit: Image courtesy of Stellarium.

Ditulis oleh: Staf ESA (European Space Agency), www.nasa.gov, editor: Rob Garner

#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...