Langsung ke konten utama

Menelusuri Pertumbuhan Galaksi

menelusuri-pertumbuhan-galaksi-informasi-astronomi
Ultra Deep Field Hubble adalah salah satu upaya sains untuk menatap ke ruang angkasa paling jauh. Akumulasi waktu yang dibutuhkan untuk mengambil gambar ini adalah sekitar 11 hari.
Kredit: NASA, ESA, S. Beckwith (STScI) dan HUDF Team

Bagaikan mendokumentasikan perkembangan anak dalam lembar catatan, para astronom menggunakan Teleskop Antariksa Hubble NASA untuk mengabadikan pemandangan galaksi-galaksi yang sedang berevolusi melalui sepanjang garis waktu kosmik. Dokumentasi ini terwujud karena hubungan matematis antara jarak dan waktu kosmik. Semakin jauh Hubble mengintip ke wilayah langit, semakin jauh Hubble melihat ke masa lalu.

Galaksi paling jauh dan paling awal terbentuk di alam semesta yang diintai oleh Hubble, ukurannya lebih kecil dan bentuknya lebih tidak teratur daripada galaksi-galaksi raksasa spiral dan elips saat ini. Inilah bukti bahwa galaksi tumbuh dari waktu ke waktu melalui penggabungan dengan galaksi lain untuk menyusun sistem raksasa seperti yang kita lihat hari ini.

Karena volume alam semesta lebih kecil di masa lalu, galaksi-galaksi lebih cenderung saling berinteraksi secara gravitasi. Beberapa “jepretan” Hubble menunjukkan alur bintang yang ditarik dan dilempar ke ruang angkasa saat fenomena tabrakan antar galaksi berlangsung. Seiring waktu, mereka kemudian menetap dan membentuk galaksi yang familiar, karena jarak mereka lebih dekat dengan Bumi dan dalam perspektif waktu lebih dekat dengan masa kini.

Dengan mempelajari galaksi pada zaman yang berbeda, para astronom dapat mengamati bagaimana galaksi berevolusi seiring waktu. Beberapa hal yang dipelajari adalah jumlah relatif bintang dan molekul gas di dalam galaksi, jenis dan jumlah elemen kimia yang dapat diidentifikasi dan laju pembentukan bintang.

Dan evolusi galaksi terus berlanjut. Observasi Hubble terhadap galaksi tetangga Andromeda (Messier 31) memprediksi galaksi Bima Sakti kita akan bertabrakan dengan Andromeda sekitar empat miliar tahun dari sekarang. Kedua galaksi yang mendominasi Grup Lokal saat ini terpisah sekitar 2,5 juta tahun cahaya, tetapi Andromeda mengarah ke Bima Sakti sebagai respon gaya gravitasi masing-masing galaksi dan gaya gravitasi materi gelap tak kasat mata yang mengelilingi mereka. Penyatuan Bima Sakti dan Andromeda akan menghasilkan galaksi elips raksasa miliaran tahun dari sekarang.

 Menjelajahi alam semesta melalui Hubble Ultra Deep Field.
Kredit: NASA, ESA, dan G. Bacon, T. Borders, L. Frattare, Z. Levay dan F. Summers (STScI)

menelusuri-pertumbuhan-galaksi-informasi-astronomi
Sampel galaksi terjauh dan paling redup di Hubble Ultra Deep Field menunjukkan bentuk galaksi yang cenderung tidak beraturan dan sering berinteraksi dengan galaksi lain di masa lalu.
Kredit: NASA, ESA, R. Bouwens dan G. Illingworth (University of California, Santa Cruz)

 Simulasi pemandangan langit malam saat Bima Sakti dan Andromeda bergabung.
Kredit: NASA, ESA, Z. Levay, R. van der Marel dan G. Bacon (STScI), T. Hallas dan A. Mellinger


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...