Langsung ke konten utama

Awan Oort, Batas Tata Surya Hipotesis (Video dan Infografis)

awan-oort-batas-tata-surya-hipotesis-informasi-astronomi
Awan Oort.
Kredit: NASA

Seperti apa di luar tata surya?

Jauh melampaui orbit Neptunus dan Sabuk Kuiper, pernahkah kamu bertanya ada apa di sana? Tonton video ini untuk menemukan jawabannya!


Di mana batas tata surya?

Tata surya yang kita sebut rumah memiliki matahari, delapan planet, semua bulan yang mengelilingi planet, sabuk asteroid, dan sejumlah besar komet.

Di luar orbit Neptunus adalah Sabuk Kuiper, wilayah ruang angkasa nyaris hampa yang membentuk struktur cincin mengelilingi Matahari. Terdiri dari batuan es yang ukurannya lebih kecil dari Pluto, mereka mengorbit Matahari dengan sangat lambat.

Lantas, ada apa di luar sabuk Kuiper?

Di luar batas sabuk Kuiper adalah Awan Oort. Berbeda dengan orbit planet-planet dan Sabuk Kuiper yang cukup datar layaknya cakram, Awan Oort adalah cangkang bola raksasa yang mengelilingi tata surya, mirip sebuah gelembung besar dengan dinding tebal sebagai batas tata surya.

Awan Oort tersusun atas bongkahan es seukuran gunung atau lebih besar lagi. Di tempat inilah beberapa komet berasal.

Pesawat antariksa Voyager 1 membutuhkan waktu 35 tahun untuk meninggalkan lingkungan medan magnet Matahari. Dengan kecepatan satu juta mil per hari, dibutuhkan waktu 300 tahun untuk mencapai lapisan terdalam Awan Oort. Kemudian dibutuhkan waktu 30.000 tahun untuk melewati Awan Oort. Tebal sekali.

Cari tahu lebih lanjut tentang batas tata surya kita di artikel Awan Oort.

Ditulis oleh: Staf spaceplace.nasa.gov


#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...