Langsung ke konten utama

Messier 60, Galaksi Elips Paling Terang di Gugus Virgo

messier-60-galaksi-elips-paling-terang-di-gugus-virgo-informasi-astronomi
Kredit: NASA, ESA dan the Hubble Heritage (STScI/AURA) -ESA/Hubble Collaboration

Gugus Galaksi Virgo adalah sebuah gugus yang terdiri atas lebih dari 1.300 galaksi, termasuk galaksi Messier 60 (NGC 4647). Tidak seperti galaksi spiral dengan struktur yang jelas dan mudah didefinisikan, struktur galaksi elips cenderung tidak teratur dan hampir tidak berbentuk, menyerupai inti dari sebuah galaksi spiral. Messier 60 adalah anggota Gugus Galaksi Virgo yang paling terang. Dengan diameter membentang hingga 120.000 tahun cahaya, massa Messier 60 diperkirakan mencapai satu triliun Matahari. Di pusat galaksi bersemayam lubang hitam supermasif yang 4,5 miliar kali lebih masif daripada Matahari, salah satu lubang hitam paling masif yang pernah ditemukan.

Gambar menakjubkan ini diambil dalam spektrum cahaya kasat mata dan inframerah. Selain mengabadikan Messier 60 (tengah), Teleskop Antariksa Hubble NASA juga memotret galaksi spiral kebiruan NGC 4647 (kanan atas). Ukuran NGC 4647 hanya sekitar dua pertiga Messier 60 atau kira-kira seukuran galaksi Bima Sakti. Sepasang galaksi ini diberi kode Arp 116.

Para astronom ingin mengungkap apakah mereka berinteraksi secara gravitasi. Meskipun dari Bumi mereka tampak tumpang tindih, tidak ditemukan bukti peningkatan laju produksi bintang-bintang baru, salah satu indikasi paling jelas fenomena interaksi gravitasi antar galaksi. Namun analisis terhadap gambar resolusi tinggi Hubble menunjukkan beberapa interaksi pasang surut gravitasi antara mereka.

Ditemukan oleh astronom Jerman Johann Gottfried Keohler pada tahun 1779, Messier 60 terletak sekitar 54 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi Virgo. Dengan magnitudo semu 9,8, wilayah pusat Messier 60 dapat diamati menggunakan teleskop kecil dan paling ideal diamati selama bulan Mei. Sedangkan teleskop yang lebih besar juga dapat mengungkap eksitensi NGC 4647 di dekat Messier 60.

bagan-bintang-messier-60-informasi-astronomi
Bagan bintang Messier 60 ini mewakili pemandangan dari garis lintang utara-tengah untuk bulan dan waktu tertentu.
Kredit: Image courtesy of Stellarium

Ditulis oleh: Staf www.nasa.gov, editor: Rob Garner

Sumber: Messier 60
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...