Langsung ke konten utama

Siapa yang Butuh Kembang Api Kalau Ada Bintang?

nebula-tarantula-astronomi
Potret detail Nebula Tarantula yang menyerupai kilau pesta kembang api.
Foto: NASA, ESA, dan E. Sabbi (ESA/STScI)

Menjelang pergantian tahun, momen yang paling kita tunggu adalah letusan dan kilau pertunjukan kembang api. Tidak bermaksud merendahkan, mengingat pertunjukkan ini tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan letusan kosmik yang terjadi setiap saat di alam semesta kita.

Tentu saja, kita tidak akan pernah bisa melihat fenomena dalam skala galaksi ini hanya dengan mata telanjang, namun berkat jajaran teleskop antariksa seperti Hubble, kita bisa memperoleh representasi menakjubkan dari suara gemuruh dahsyat yang terjadi ribuan atau jutaan tahun cahaya dari Bumi.

berudu-kosmik-astronomi
Berudu Kosmik.
Foto: NASA

Kemiripan pesta kembang api dan fenomena ledakan kosmik, dimanfaatkan oleh NASA untuk merayakan Independence Day tanggal 4 Juli dengan merilis gambar “roket antariksa” Kiso 5639, sebuah galaksi katai yang terletak 82 juta tahun cahaya dari Bumi.

Menurut NASA, “Kiso 5639 tergolong sebagai galaksi yang disebut berudu karena kepalanya yang terang dan ekornya yang memanjang. Berudu kosmik jarang ditemukan di lingkungan kosmik lokal dan kerap ditemukan di lingkungan kosmik jauh. Berudu menunjukkan salah satu fase yang harus dijalani oleh galaksi saat berevolusi.”

Masih banyak foto Hubble yang menggambarkan pegelaran kembang api dalam skala galaksi dan nebula. Simak galeri gambar Hubble berikut untuk menikmati fenomena ledakan kosmik!

nebula-kupu-kupu-astronomi
Nebula Kupu-Kupu.
Foto: NASA/ESA/Hubble SM4 ERO Team

Menyerupai kupu-kupu yang mengembangkan sayapnya, NGC 6302 atau Nebula Kupu-Kupu terletak 33.000 tahun cahaya di rasi Scorpius.

nebula-kepiting-astronomi
Nebula Kepiting.
Foto: J. Hester and A. Loll/NASA/ESA

Nebula Kepiting (NGC 1952) adalah salah satu entitas kosmik yang paling terkenal, karena sangat unik dalam pola dan warna. Berada di rasi Taurus, nebula ini terletak sekitar 6.500 tahun cahaya dari Bumi.

galaksi-ugc-1810-dan-arp-273-astronomi
Galaksi UGC 1810 dan ARP 273.
Foto: Hubble Heritage Team/NASA/ESA

Interaksi gravitasi yang membentuk bunga mawar antara galaksi UGC 1810 dan Arp 273 juga mirip pola kembang api yang luar biasa.

objek-herbig-haro-astronomi
Objek Herbig-Haro.
Foto: NASA

Semburan debu dan awan objek Herbig-Haro yang diberi kode HH-47, mencapai 3 juta mil. Herbig-Haro adalah sebuah nebula kecil berpijar cerah yang dibentuk oleh semburan protobintang tipe T Tauri/Herbig Ae-Be.

sistem-bintang-biner-eta-carinae-astronomi
Sistem Bintang Biner Eta Carinae.
Foto: NASA/ESA/Hubble SM4 ERO Team

Fenomena tabrakan kosmik yang pastinya kita tidak ingin melibatkan diri. Eta Carinae adalah sistem bintang biner yang membentuk struktur ledakan dahsyat saat diekspos dalam panjang gelombang inframerah-dekat dan ultraviolet.

supernova-1987a-astronomi
Supernova 1987A.
Foto: P. Challis/R. Kirshnet/NASA/ESA

Kalung permata kosmik supernova 1987A ini juga menyerupai salah satu efek kembang api yang paling umum.

nebula-semut-astronomi
Nebula Semut.
Foto: NASA/ESA/The Hubble Heritage Team

Nebula Semut atau Menzel 3 yang terletak 8.000 tahun cahaya dari Bumi ini menampilkan semburan mirip kembang api.

ngc-2440-astronomi
NGC 2440.
Foto: K. Noll/NASA/ESA

Terletak 5.400 tahun cahaya dari Bumi di rasi Puppis, di pusat nebula planeter NGC 2440 ini bersemayam salah satu bintang katai putih terpanas.

Ditulis oleh: Catie Leary, www.mnn.com


#terimakasihgoogle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inti Galaksi Aktif

Ilustrasi wilayah pusat galaksi aktif. (Kredit: NASA/Pusat Penerbangan Antariksa Goddard) Galaksi aktif memiliki sebuah inti emisi berukuran kecil yang tertanam di pusat galaksi. Inti galaksi semacam ini biasanya lebih terang daripada kecerahan galaksi. Untuk galaksi normal, seperti galaksi Bima Sakti, kita menganggap total energi yang mereka pancarkan sebagai jumlah emisi dari setiap bintang yang ada di dalamnya, tetapi tidak dengan galaksi aktif. Galaksi aktif menghasilkan lebih banyak emisi energi daripada yang seharusnya. Emisi galaksi aktif dideteksi dalam spektrum inframerah, radio, ultraviolet, dan sinar-X. Emisi energi yang dipancarkan oleh inti galaksi aktif atau active galaxy nuclei (AGN) sama sekali tidak normal. Lantas bagaimana AGN menghasilkan output yang sangat energik? Sebagian besar galaksi normal memiliki sebuah lubang hitam supermasif di wilayah pusat. Lubang hitam di pusat galaksi aktif cenderung mengakresi material dari wilayah pusat galaksi yang b...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Messier 78, Nebula Refleksi yang Mengelabui Para Pemburu Komet

Kredit: NASA, ESA, J. Muzerolle (Space Telescope Science Institute) dan S. Megeath (Universitas Toledo) Gambar penuh warna ini menampilkan sebagian kecil dari struktur objek Messier 78, sebuah nebula refleksi yang terletak di rasi Orion. Nebula refleksi diciptakan oleh awan debu kosmik yang menghamburkan atau memantulkan cahaya bintang yang berada di dekatnya. Messier 78 terletak sekitar 1.600 tahun cahaya dari Bumi dengan magnitudo semu 8. Ditemukan pada tahun 1780 oleh Pierre Méchain, salah satu kolega Charles Messier, Messier 78 dan paling ideal diamati pada bulan Januari menggunakan teropong dan teleskop kecil. Dibutuhkan setidaknya teleskop berdiameter 8 inci untuk mengungkap nebula refleksi secara mendetail. Messier 78 memiliki fitur khas mirip komet, yaitu salah satu sisi nebula yang memanjang layaknya ekor komet. Fitur ini telah mengelabui banyak pemburu komet saat itu, yang mendorong mereka untuk meyakini telah membuat penemuan baru. Observasi dalam spektrum inf...