Langsung ke konten utama

Messier 43

messier-43-informasi-astronomi
Hubble telah mengabadikan pemandangan close-up wilayah terluar Messier 43 atau Nebula De Mairan, yang diambil dari nama penemunya. Saudara kecil Nebula Orion (Messier 43) ini hanya dipisahkan oleh jalur gelap debu dari Nebula Orion.
Kredit: NASA, ESA, M. Robberto (Space Telescope Science Institute/ESA) dan the Hubble Space Telescope Orion Treasury Project Team

Hanya dipisahkan oleh sebuah jalur gelap debu dari Nebula Orion (Messier 42), Messier 43 (NGC 1982) ditemukan sebagai nebula tersendiri yang terpisah dari Nebula Orion oleh astronom Prancis Jean-Jacques d'Ortous de Mairan pada tahun 1731. Sebuah bintang masif terlihat menyinari Messier 43 dan mengukir awan debu dan gas dengan radiasinya. Para astronom menganggap Messier 43 sebagai miniatur Nebula Orion mengingat ukurannya yang kecil dan bintang tunggal yang membentuknya. Ukuran Nebula Orion sendiri jauh lebih besar dan memiliki empat bintang besar yang mengukir fitur-fitur debu dan gas nebula.

Kedua nebula adalah bagian dari pabrik bintang masif Orion Molecular Cloud Complex, yang mencakup beberapa nebula lainnya, seperti Nebula Kepala Kuda (Barnard 33) dan Nebula Api (NGC 2024). Teleskop Antariksa Hubble NASA membidik Messier 43 dalam spektrum cahaya kasat mata dan inframerah, di pusat citra bersemayam sebuah bintang masif yang mendistorsi gas dan debu di sekitarnya.

Sebagai salah satu pabrik raksasa terdekat penghasil bintang, Hubble telah mempelajari Orion Molecular Cloud Complex secara intens selama dua dekade terakhir, untuk memantau bagaimana angin bintang mengukir awan gas, mempelajari bintang-bintang muda dan lingkungan di sekitarnya, termasuk menemukan banyak benda langit yang sulit dipahami, seperti katai coklat.

messier-43-informasi-astronomi
Hubble mengungkap beberapa bintang belia panas dan cemerlang di Messier 43 dalam spektrum cahaya kasat mata dan inframerah.
Kredit: ESA/Hubble & NASA

Dengan magnitudo semu 9, Messier 43 terletak 1.600 tahun cahaya dari Bumi, dapat ditemukan menggunakan teleskop kecil dan paling ideal diamati selama bulan Januari.

bagan-bintang-messier-43-informasi-astronomi
Bagan bintang Messier 43 ini mewakili pemandangan dari garis lintang utara-tengah untuk bulan dan waktu tertentu.
Kredit: Image courtesy of Stellarium

Ditulis oleh: Staf www.nasa.gov, editor: Rob Garner

Sumber: Messier 43
#terimakasihgoogle dan #terimakasihnasa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Bentuk Bulan Selalu Berubah?

Ketika memandang langit malam, kamu mungkin pernah memperhatikan bentuk bulan yang terlihat sedikit berbeda pada setiap malamnya. Perbedaan tampilan bentuk ini disebabkan oleh fase dan tipe bulan menurut sudut pandang kita di bumi. Bulan purnama berlangsung saat seluruh sisi bulan yang menghadap bumi diterangi oleh cahaya matahari. Tapi tahukah kamu, bulan purnama tidak selalu terlihat sama? Terkadang, bulan tampak bersinar merah. Sementara pada waktu yang lain, ukuran bulan tampak lebih besar daripada biasanya. Sebenarnya warna dan ukuran bulan tidak pernah berubah. Perubahan penampilan ini bisa terjadi karena pergeseran posisi bulan di antara matahari dan bumi. Ada beberapa jenis bulan purnama yang dianggap istimewa karena lebih jarang terjadi, Mereka adalah bloodmoon (bulan darah), supermoon (bulan super), blue moon (bulan biru) dan harvest moon . Bloodmoon (bulan darah) Bloodmoon di langit malam pada tahun 2014. Kredit: Pusat Penelitian Ames NASA/Brian Da...

Apa Itu Kosmologi? Definisi dan Sejarah

Potret dari sebuah simulasi komputer tentang pembentukan struktur berskala masif di alam semesta, memperlihatkan wilayah seluas 100 juta tahun cahaya beserta gerakan koheren yang dihasilkan dari galaksi yang mengarah ke konsentrasi massa tertinggi di bagian pusat. Kredit: ESO Kosmologi adalah salah satu cabang astronomi yang mempelajari asal mula dan evolusi alam semesta, dari sejak Big Bang hingga saat ini dan masa depan. Menurut NASA, definisi kosmologi adalah “studi ilmiah tentang sifat alam semesta secara keseluruhan dalam skala besar.” Para kosmolog menyatukan konsep-konsep eksotis seperti teori string, materi gelap, energi gelap dan apakah alam semesta itu tunggal ( universe ) atau multisemesta ( multiverse ). Sementara aspek astronomi lainnya berurusan secara individu dengan objek dan fenomena kosmik, kosmologi menjangkau seluruh alam semesta dari lahir sampai mati, dengan banyak misteri di setiap tahapannya. Sejarah Kosmologi dan Astronomi Pemahaman manusia ...

Diameter Bumi

Kredit: NASA, Apollo 17, NSSDC   Para kru misi Apollo 17 mengambil citra Bumi pada bulan Desember 1972 saat menempuh perjalanan dari Bumi dan Bulan. Gurun pasir oranye-merah di Afrika dan Arab Saudi terlihat sangat kontras dengan samudera biru tua dan warna putih dari formasi awan dan salju antartika.   Diameter khatulistiwa Bumi adalah  12.756 kilometer . Lantas bagaimana cara para ilmuwan menghitungnya? Kredit: Clementine,  Naval Research Laboratory .   Pada tahun 200 SM, akurasi perhitungan ukuran Bumi hanya berselisih 1% dengan perhitungan modern. Matematikawan, ahli geografi dan astronom Eratosthenes menerapkan gagasan Aristoteles, jika Bumi berbentuk bulat, posisi bintang-bintang di langit malam hari akan terlihat berbeda bagi para pengamat di lintang yang berbeda.   Eratosthenes mengetahui pada hari pertama musim panas, Matahari melintas tepat di atas Syene, Mesir. Saat siang hari pada hari yang sama, Eratosthenes mengukur perpindahan sud...